Arah Dukungan PDI Perjuangan di Pilgub Jambi, Pengamat: Sistem Kaderisasi Dipertanyakan

Penulis: Redaksi , Editor: Muhammad Syafe'i - Sabtu, 04 Juli 2020 , 11:21 WIB
Ahmad Harun Yahya
Foto: dokumen pribadi
Ahmad Harun Yahya


Secara kalkulasi politik, dikatakan dosen Raden UIN Fattah Pelambang ini sangat sulit rasanya bagi PDI Perjuangan menentukan variabel untuk tidak memberikan dukungan pada Safrial ataupun Abdullah Sani yang merupakan kader murni PDI Perjuangan.

Safrial yang merupakan kader murni PDI Perjuangan diungkapkannya menjadi kader PDI Perjuangan dengan jangka waktu yang tidak sebentar. Lalu, Safrial punya jasa besar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dimana saat Pileg dan Pilpres.

"Pada Pileg dan Pilpres yang lalu PDI Perjuangan di Tanjab Barat menjadi partai pemenang pemilu dan Jokowi sebagai pemenang Pilpres di Tanjab Barat. Dan Safrial juga punya sumber daya yang cukup untuk bertarung pada Pilgub," bebernya.

"Tidak ada alasan rasional bagi PDI Perjuangan untuk tidak mengusung kader murni apalagi jika dasar elektabilitas yang jadi referensi, baik Abdulah Sani maupun Safrial punya basis masa jelas dan juga sumber daya yang cukup. Ini seakan memberikan kecurigaan ke publik bahwa jika PDI Perjuangan mengusung CE-Ratu sangat kental nuansa pragmatis," tutupnya. (Jernih.id)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID