Festival Raden Hamzah 2026: Bupati Anwar Sadat Tegaskan Peran Vital Suku Anak Dalam

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Ahad, 28 Juni 2026 , 19:40 WIB
Anwar Sadat menghadiri Festival Raden Hamzah 2026 di Aula RRI Telanai, Sabtu malam (27/6)
Prokopim Tanjab Barat
Anwar Sadat menghadiri Festival Raden Hamzah 2026 di Aula RRI Telanai, Sabtu malam (27/6)


JERNIH.ID, JAMBI - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri Festival Raden Hamzah 2026 di Aula RRI Telanai, Sabtu malam (27/06/2026). Melalui tema "Rimba yang Bersuara", Bupati Anwar Sadat memberikan apresiasi mendalam atas peran Suku Anak Dalam (SAD) dalam catatan sejarah perjuangan Raden Hamzah melawan penjajah Belanda.

​Terkait sejarah tersebut, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa kontribusi masyarakat adat tidak boleh dilupakan. "Suku Anak Dalam bukan sekadar masyarakat hutan. Sebab, mereka adalah penjaga kedaulatan kita di masa lalu yang bahu-membahu bersama Raden Hamzah melawan penjajah dengan taktik gerilya yang luar biasa," ujar Anwar Sadat dalam sambutannya.

​Menurutnya, penguasaan medan oleh Suku Anak Dalam menjadi kunci sukses serangan pasukan Raden Hamzah ke pos Belanda. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menggali nilai-nilai patriotisme tersebut.

​"Kita harus memposisikan sejarah ini sebagai identitas besar Jambi. Lagipula, perjuangan mereka di dalam rimba adalah bukti bahwa kemerdekaan Indonesia diperjuangkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita dari Suku Anak Dalam," tambah Bupati.

​Sementara itu, perwakilan Kementerian Kebudayaan RI, Yanto, S.H., M.Hum., menyatakan dukungan penuh pemerintah dalam pelestarian sejarah ini.

​"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Karena itu, kami akan segera mendorong kajian agar situs-situs perjuangan Raden Hamzah ditetapkan sebagai Cagar Budaya nasional," tegas Yanto. Bahkan, ia menyebut pemerintah membuka peluang lebar untuk mengusulkan Raden Hamzah sebagai Pahlawan Nasional.

​Sebagai penutup, festival ini menjadi ruang dialog penting bagi generasi muda. Alhasil, nilai tradisi tidak akan terkubur oleh zaman.

​Selain Bupati Tanjab Barat, hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, perwakilan Kesultanan Aceh, serta para Temenggung Suku Anak Dalam. Diharapkan, semangat kolaborasi ini terus tumbuh demi menjaga warisan leluhur Jambi yang agung.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID