Gubernur Al Haris Dampingi Menteri Pertanian Penanaman Bibit Sawit Serentak se-Indonesia di Bahar Utara

Penulis: Doni Yusal , Editor: Muhammad Sapi'i - Sabtu, 06 November 2021 , 10:04 WIB
Gubernur Al Haris saat dampingi Menteri Pertanian penanaman sawit di Bahar Utara
Dok Diskominfo Provinsi Jambi
Gubernur Al Haris saat dampingi Menteri Pertanian penanaman sawit di Bahar Utara


JERNIH.ID, Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris, dampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, dalam rangka Gerakan Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (GP PSR) melalui penanaman bibit kelapa sawit secara serentak se-Indonesia, yang dipusatkan di Desa Talang Bukit Kecamatan Bahar Utara Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (5/11) kemarin.

Penanaman serentak di ikuti secara virtual oleh 16 Provinsi dan 36 Kabupaten di Indonesia. Sebelumnya Gubernur Al Haris dampingi Menteri Pertanian RI penandatanganan pemakaian Gedung Agriculture Operation Room (AOR) Balai Latihan Pertanian Jambi dan melakukan diksikusi bersama penyeluh pertanian seluruh Indonesia secara virtual.

Usai diksikusi bersama penyuluh, Menteri Pertanian yang di dampingi Gubernur melanjutkan perjalanan menuju Desa Talang Bukit.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan di masa pandemi Covid-19, Provinsi Jambi ternyata penyumbang ekspor terbesar di Indonesia. "Bentuk perhatian Pemerintah Pusat, ada lima Gubernur terbaik, yang mendapat Penghargaan dari Wakil Presiden Bintang Maha Putra, termasuk salah satunya Gubernur Jambi Al Haris, kontribusi pertanian cukup baik, selama pandemi ekspor negara naik 15,4 persen. Termasuk Jambi penyumbang terbesar," kata Menteri Pertanian.

Dikatakan Menteri, ketahanan pangan dapat mempertahankan berbagai demensi. "Untuk itu saya mengajak Gubernur, Wakil Bupati Muaro Jambi untuk menggali inovasi agar terus meningkatkan hasil pertanian. Salah satunya dengan mengajak petani agar mau melakukan peremajaan agar buahnya lebih banyak dibandingkan bertahan dengan pohon tua yang hasilnya sedikit," ujarnya.

Pada kesempatan ini Pemerintah Provinsi Jambi mendapatkan bantuan dari Menteri Pertanian RI senilai 433 Miliar. Untuk Kabupaten Muaro Jambi 96 milyar.

Dalam sambutannya Gubernur Al Haris mengucapkan, selamat datang kami ucapkan kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia beserta rombongan di Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. "Suatu kebanggan dan kehormatan bagi kami dengan kedatangan Bapak Menteri Pertanian ke Provinsi Jambi sebagai wujud perhatian besar dari Pemerintah Pusat bagi pengembangan perkebunan di Provinsi Jambi ini," ucap Al Haris

"Pada saat ini kedatangan Menteri sangat tepat bagi para petani di Provinsi Jambi karena pasca Covid banyak perekonomian masyarakat tergangu, tapi bagi petani Alhamdulillah selama Covid masih bisa ekspor ke luar negeri hasil pertanian. Artinya di masa Covid, dari pada berkumpul, lebih baik berkerja keras di kebun," tambahnya.

Al Haris menjelaskan ada 7 komoditi unggulan perkebunan, kelapa sawit merupakan yang terluas. Usaha Perkebunan Kelapa Sawit saat ini menjadi mata pencarian bagi 228.457 KK, dengan luasan kelapa sawit mencapai 1.041.434 Ha dan tersebar di 8 kabupaten di Provinsi Jambi (Muaro Jambi, Batang Hari, Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur).

"Perkebunan kelapa sawit memiliki peran penting dalam perekonomian Provinsi Jambi melalui kontribusi dalam pendapatan daerah Jambi serta penyediaan lapangan kerja. Usaha perkebunan kelapa sawit ini merupakan salah satu sumber PDRB Provinsi Jambi melalui produk kelapa sawit dan turunannya dan Sub Sektor Perkebunan juga telah membuktikan mampu bertahan terhadap krisis ekonomi," jelasnya.

"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi sangat serius dalam mengembangkan subsektor lerkebunan ini dan Provinsi Jambi mendapatkan target peremajaan seluas 18.000 Ha. Banyak bantuan yang akan di berikan oleh Menteri, asalkan petani kita serius dan mau berkerja," tutupnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID