H. Bakri Dianugerahi Gelar Adat Bandar Suko Negeri dari LAM Jambi

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Kamis, 04 Januari 2024 , 14:41 WIB
H Bakri dianugerahi gelar adat Bandar Suko Negeri dari LAM Jambi, Kamis (4/1) H Bakri dianugerahi gelar adat Bandar Suko Negeri dari LAM Jambi, Kamis (4/1)


JERNIH.ID, Jambi - Anggota DPR RI Dapil Provinsi Jambi, H. Bakri dianugerahi gelar adat Bandar Suko Negeri oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Kamis (4/1/2024).

Pengukuhan gelar adat ini langsung dipimpin oleh Ketua LAM Provinsi Jambi, Hasan Basri Agus Datuk Tumenggung Putro Jayodingrat. Dan penyisipan keris dilakukan oleh Pembina LAM yang juga Gubernur Jambi Al Haris di Balairung LAM Jambi.

Sebagai orang yang telah tiga kali menjabat sebagai anggota DPR RI, nama H Bakri tentu tidak asing lagi bagi masyarakat di Provinsi Jambi berkat banyaknya perjuangannya berhasil memboyong APBN ke Jambi.

Profil Singkat H. Bakri

H Bakri lahir pada 15 Mei 1968 di Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Ketertarikan Bakri terhadap dunia bisnis sudah tampak sejak kecil, dirinya kerap membantu sang ibu yang berprofesi sebagai seorang pedagang di Jambi.

Berbagai jabatan pernah diduduki Bakri selama menjadi seorang pengusaha, diantaranya menjadi Ketua Umum Kadin, Ketua Umum HIPMI dan Ketua Gapensi untuk wilayah Jambi.

Bakri mengenyam pendidikan di Jambi, yang dimulai dari SD 28 Simbur Naik, Tanjabtim lulus tahun 1982. Kemudian berlanjut ke jenjang SMP di SMP 9 Jambi tahun 1985 hingga ke SMA Xaverius Jambi tahun 1988.

Pendidikan tinggi diselesaikan Bakri di jurusan Ekonomi Pembangunan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Jambi pada tahun 2005.

Sukses di dunia bisnis membuat Bakri mencoba peruntungan lain sebagai Politikus. Alhasil, dirinya berhasil menjadi anggota DPR RI selama tiga periode, dari 2009 hingga 2024.

Bang Haji Bakri, begitu masyarakat familiar menyebutnya, merupakan salah satu tokoh berdarah Bugis yang konsisten memperjuangkan pembangunan di Provinsi Jambi, tiga periode duduk di DPR RI Komisi V.

H Bakri secara nyata dan fakta di lapangan telah banyak berbuat di Provinsi Jambi khususnya bidang infrastruktur, baik itu jalan umum maupun bangunan yang anggarannya diperjuangkan di gedung DPR RI.

Baru-baru ini sangat jelas bahwa berkat perjuangannya Jalan penghubung antar kota Jambi menuju muara Sabak Tanjab Timur terbangun persis jalan tol yang menggunakan APBN berkisar Rp 600 miliar.

Bukan hanya jalan, bangunan sekolah yang terdapat di desa 3T pun turut diperjuangkan, sejak 2021 tercatat setidaknya ada 93 bangunan sekolah baik SD maupun SMP yang menelan anggaran Rp 300 miliar.

Banyak lagi program-program yang berbasis swakelola masyarakat yakni sebanyak 25.500 rumah masyarakat pedesaan turut mendapatkan bantuan yang diperjuangkan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi ini, masih banyak lagi program lainnya.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID