HMI Cabang Jambi Pinta Aparat Keamanan Sampaikan Maaf Atas Aksi Kericuhan

Penulis: - Rabu, 19 September 2018 , 16:01 WIB


JERNIH.CO.ID, Jambi -  Aksi menolak putusan MA yang membatalkan PKPU no 20/2018 dan mendukung PKPU untuk menolak narapidana koruptor menjadi calon anggota legislatif dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi, (17/9) kemarin.

Pada aksi ini sempat menuai kericuhan dengan aparat kepolisian dan mengakibatkan dua orang kader HMI dilarikan ke RSU Raden Mattaher. Atas kejadian ini Ketua Umum HMI Cabang Jambi Bayu Anugerah meminta aparat keamanan menyatakan permintaan maaf.

"Atas kejadian tersebut, kita meminta aparat keamanan harus meminta maaf kepada HMI Cabang Jambi atas tindakan dari oknum aparat kepolisian terhadap kasus yang menimpa kader HMI di gedung DPRD Provinsi Jambi yang mengakibatkan dua kader dibawa ke RSU," kata Bayu, Rabu (19/9/18).

Lanjut Bayu, mereka juga menyoroti aksi di Provinsi Bengkulu yang mengakibatkan penahanan Ketum KAHMI dan Ketum HMI Cabang Bengkulu.

"Maka dari itu HMI Cabang Jambi mendukung untuk mencopot Kapolda Bengkulu dari jabatan atas tindakan penganiayaan dan penjatuhan marwah organisasi," ujarnya.

Tidak hanya itu, HMI cabang Jambi juga meminta Ketum Pengurus Besar HMI segera mengambil sikap dan langkah hukum atas pemukalan terhadap kader HMI ini.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID