JERNIH.CO.ID, Jambi - Sudah lama pembangunan Jambi Bisnis Center (JBC) tak terdengar ke publik, pasalnya JBC di gadang-gadang menjadi pendompleng peningkatan perkonomian Provinsi Jambi, namun pembangunan hingga saat ini belum terlaksana.
Kabar terakhir menurut keterangan dari Biro Aset Provinsi Jambi Riki Febrianto pembangunan JBC sudah di serahkan ke Kementrian dan hanya menunggu pengesahan saja (25/7/18) silam. Namum hingga saat ini tidak ada kejelasan atas pembangunan tersebut, Rabu (3/10/18).
Atas pembanguan JBC yang bisa disebut tidak berjalan sama sekali, JBC sendiri sudah berjalan sejak empat tahun silam (2014). namun hingga sekarang tidak ada perkembangan yang signifikan.
Pembangunan mega proyek yang dimiliki Provinsi Jambi yang tidak berjalan sama sekali mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Cornelis Buston atau yang akrab di sapa CB saat di hubungi via telepon seluler.
Dirinya mengatakan terkait masalah ini telah mendapat laporan yang mana para investor keberatan atas pembangunan JBC yang hanya menjadi hak pakai.
"Saat ini Pemerintah Provinsi Jambi tengah berusaha membujuk para pihak rekanan untuk mau menge-deal kan pembangunan JBC yang statusnya hanya hak pakai saja," kata CB.
Lanjut, CB Jika perundingan tersebut tidak membuahkan hasil, maka Pemprov akan mencari investor baru yang mau mensepakati kerja sama yang hanya hak pakai saja.
"Kalau tidak ada kesepakatan, maka harus mencari investor baru yang mau mekanisme yang ada, karena JBC ini untuk kepentingan rakyat," papar CB.