Kemarau Panjang Hampir 5 Bulan: Pemprov dan Warga Jambi Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Rabu, 02 September 2026 , 10:53 WIB
Pemprov dan warga Jambi gelar salat istisqa mohon hujan di Lapangan Garuda
Diskominfo Provinsi Jambi
Pemprov dan warga Jambi gelar salat istisqa mohon hujan di Lapangan Garuda


JERNIH.ID, ​JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar Salat Istisqa secara berjemaah sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Ibadah ini dilaksanakan di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi pada Rabu (2/9/2026) pagi, dan diikuti oleh jajaran Pemprov Jambi, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat luas.

​Pelaksanaan Salat Istisqa ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani serta Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi, Zainul Arifin, yang memberikan penguatan keagamaan di tengah pelaksanaan ibadah.

​Gubernur Jambi Al Haris menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar nyata setelah Provinsi Jambi menghadapi musim kemarau yang cukup panjang. Dampak kemarau kini mulai dirasakan secara langsung oleh masyarakat, mulai dari peningkatan suhu, penurunan kualitas udara yang semakin tidak sehat, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

​"Pelaksanaan Salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar kita untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Sudah kurang lebih lima bulan kita dilanda kemarau, dan saat ini kita mulai merasakan dampaknya, termasuk udara yang semakin tidak sehat serta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi," ungkap Al Haris.

​Lebih lanjut, Al Haris menjelaskan bahwa kemarau panjang tidak hanya memicu krisis ketersediaan air bersih, tetapi juga melipatgandakan risiko karhutla yang membutuhkan kewaspadaan serta kerja sama dari seluruh pihak. Meski berbagai penanganan teknis terus digencarkan, ia mengajak masyarakat untuk menyeimbangkannya lewat ikhtiar batin.

​"Melalui Salat Istisqa ini, kita bermunajat dan memohon pertolongan Allah SWT, karena pada akhirnya tidak ada yang mampu menolong kita selain Allah. Kita berdoa semoga Provinsi Jambi senantiasa dilindungi, dijauhkan dari bencana, dan segera diberikan hujan yang membawa keberkahan serta manfaat bagi seluruh masyarakat Jambi," tambahnya.

​Di samping memperkuat doa, Gubernur Al Haris mengimbau warga agar senantiasa menjaga lingkungan sekitar dan menggunakan sumber daya air secara bijak selama musim kemarau berlangsung. Kepedulian bersama dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya titik api penyebab karhutla.

​Saat ini, Pemprov Jambi terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, serta berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem ini.

​Melalui momentum Salat Istisqa, seluruh elemen masyarakat Jambi menyatukan harapan agar kekeringan segera berakhir, kualitas udara kembali pulih, serta hujan yang dinantikan lekas turun membawa kesejukan, keselamatan, dan keberkahan bagi sektor pertanian serta kehidupan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID