Pro Jambi Cerdas Al Haris dan Abdullah Sani JERNIH.ID, JAMBI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi secara konsisten memperluas akses pendidikan tinggi lewat program unggulan Pro Jambi Cerdas. Di bawah komando Gubernur Al Haris dan Wakil Gubernur Abdullah Sani, program ini sukses menyalurkan bantuan beasiswa kepada ribuan generasi muda Jambi.
Sepanjang rentang tahun 2022 hingga 2026, Pemprov Jambi menggelontorkan total anggaran fantastis mencapai Rp35,338 miliar. Langkah strategis ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masalah finansial tidak lagi menjadi batu sandungan bagi anak-anak Jambi untuk merajut asa di bangku kuliah.
Berdasarkan catatan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jambi, cakupan penerima beasiswa ini terus menunjukkan tren positif setiap tahunnya. Bantuan menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Strata 1 (S1), S2, hingga S3, baik di dalam maupun luar negeri.
Berikut rincian distribusi penerima dan anggaran program Pro Jambi Cerdas dari tahun ke tahun:
Akumulasi data tersebut mencatatkan total 1.873 mahasiswa berhasil merasakan langsung manfaat dari program Pro Jambi Cerdas selama periode lima tahun terakhir.
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, menegaskan bahwa program ini merefleksikan kehadiran nyata pemerintah dalam meratakan akses pendidikan berkualitas. Selain meringankan beban finansial keluarga, inisiatif ini menjadi instrumen utama dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.
"Program Pro Jambi Cerdas ini merupakan wujud nyata perhatian Pak Gubernur agar anak-anak Jambi tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa terkendala biaya," ujar Amrulsyah, Selasa (06/10/2026).
Pihaknya memastikan pengawalan ketat akan terus berjalan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah pun menaruh harapan besar kepada para penerima beasiswa.
"Harapan Pak Gubernur, anak-anak Jambi yang mendapatkan beasiswa ini bisa merampungkan studi dengan baik, lalu balik membangun dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah," imbuhnya.
Amrulsyah juga menekankan bahwa ruang lingkup beasiswa dirancang inklusif, merangkul mahasiswa S1, S2, hingga jenjang doktoral S3.
"Langkah taktis ini menjadi bagian dari cetak biru peningkatan kualitas SDM. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang krusial untuk melompatkan kemajuan Jambi di masa depan," pungkasnya.(*/JR2)