Petugas saat penyekatan angkutan batubara JERNIH.ID, Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi mulai hari ini, Kamis (2/3/2023) melakukan penyetopan aktivitas angkutan batubara hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Namun pada malam ini, masih banyak ditemukan kendaraan angkutan batubara melintas di sepanjang jalan Batanghari menuju pelabuhan.
Hal ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, soal instruksi penyetopan yang dilakukan oleh Gubernur Jambi.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wing Gunariadi menyatakan, bahwa mobil Batubara yang masih melintas tersebut merupakan mobil yang pada saat penyekatan dilakukan, masih tertarik di sepanjang jalan.
"Ya memang malam ini masih ada kendaraan batubara yang melintas. Itu merupakan kendaraan yang pada saat penyekatan oleh petugas, mereka belum sampai ke pelabuhan. Sehingga pada pada kamis malam mereka diminta untuk meneruskan perjalanan hingga pelabuhan," jelas Wing Gunardi.
Lebih lanjut Wing Gunardi menjelaskan, untuk Kendaraan dari mulut tambang sudah tidak diperbolehkan lagi beroperasi.
"Sejak kemarin setiap pintu keluar tambang sudah dijaga oleh petugas gabungan, sehingga tidak ada lagi yang keluar," ujarnya.
Sementara itu, terpantau pada kamis siang, beberapa alat berat milik Provinsi Jambi sudah terparkir di kawasan Sridadi, untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak parah. Dimana perbaikan jalan ini akan dilakukan kerja sama antara Balai Jalan dan Dinas PUPR.(*/JR2)