Mudahnya Cara Mengatasi Burnout untuk Mengembalikan Semangat Kerja

Penulis: Jernih 1 - Selasa, 29 September 2020 , 09:40 WIB
Ilustrasi Burnout Ilustrasi Burnout


JERNIH.ID, Kota Jambi - Belakangan cara mengatasi burnout mulai mendapatkan perhatian, terutama dari mereka yang datang dari kalangan pekerja. Burnout sebenarnya termasuk sindrom yang harus ditangani secara serius, karena berkaitan dengan gangguan mental seperti depresi, Gan. Sayangnya, belum banyak orang yang menyadari dirinya mengalami burnout. Pasalnya dampak yang ditimbulkan sindrom ini hampir sama dengan kelelahan biasa.

Gejala dan dampak dari burnout

Badan Kesehatan Dunia atau WHO secara resmi mengkategorikan burnout syndrome sebagai fenomena okupasi. Artinya, sindrom ini secara eksklusif berkaitan dengan stres yang kalian alami di tempat kerja, bukan yang disebabkan aspek kehidupan lain.
Selain itu, burnout juga didefinisikan sebagai salah satu stres kronis yang muncul di tempat kalian bekerja dan belum bisa ditangani hingga tuntas. Walau begitu, bukan berarti cara mengatasi burnout belum tersedia. Kalian perlu mengetahui dulu gejala-gejala sindrom ini yang mencakup:
• Melepaskan diri dari tanggung jawab pekerjaan;
• Enggan atau menarik diri dari lingkup pertemanan;
• Sering menunda pekerjaan;
• Melimpahkan rasa frustrasi kepada orang-orang di sekitar;
• Datang terlambat, pulang lebih cepat, sampai bolos kerja.

Jika dibiarkan terlalu lama, burnout akan menyebabkan dampak terhadap kesehatan fisik kalian, di antaranya:
• Merasa tenaga cepat terkuras dan kelelahan pada sebagian besar waktu;
• Sistem kekebalan tubuh turun drastis hingga terserang penyakit;
• Perubahan nafsu makan dan pola tidur;
• Sakit kepala hingga nyeri pada otot.

Kalian juga harus mengenali dampak pada kesehatan mental sebelum menerapkan cara mengatasi burnout, antara lain:
• Muncul keraguan hingga perasaan gagal saat bekerja;
• Merasa sendirian atau tersingkirkan;
• Merasa tak punya harapan, kalah, hingga terjebak di situasi tertentu;
• Lebih sering melihat sesuatu dengan sinis dan pandangan negatif.
Meredakan burnout agar kembali lancar bekerja
Tak mau lama-lama terjebak dalam burnout? Berikut sejumlah langkah yang bisa kalian terapkan sebelum kualitas bekerja semakin menurun.
• Berinteraksi dengan orang terpercaya

Kontak sosial merupakan salah satu jenis terapi alami buat meredakan stres, Gan. Dalam cara mengatasi burnout ini, kalian dapat mencari orang-orang kepercayaan yang mau mendengarkan keluhan tanpa harus memberikan solusi. Kalau masih kesulitan membahas tekanan yang dialami selama bekerja, kalian dapat mengawalinya dengan mengajak teman atau saudara terdekat makan-makan atau melakukan kegiatan favorit.

• Ubah sudut pandang terhadap pekerjaan
Beberapa orang yang mengalami burnout sering kali tergoda untuk berhenti kerja dan melakukan kegiatan sesuai minat. Langkah tersebut terdengar mudah, tetapi bukan berarti menjadi solusi yang efektif untuk mengusir burnout. Kadang stres kronis yang menyebabkan sindrom tersebut muncul karena kalian hanya terpaku di satu titik. Mulailah buka sudut pandang kalian terhadap pekerjaan dengan berbincang bersama rekan yang bekerja di divisi berbeda.

• Mengevaluasi ulang prioritas hidup
Cara mengatasi burnout berikutnya adalah mengevaluasi ulang prioritas hidup kalian. Bisa saja ada target, impian, atau keinginan yang perlahan berubah, tetapi tak kalian sadari. Berubahnya prioritas adalah hal wajar, terutama kalau kalian menjalani kehidupan yang dinamis. Dengan menyadari target atau harapan baru, kalian bakal bertemu dengan kehidupan yang lebih selaras dengan situasi dan kondisi terkini, terutama di lingkungan kerja.

• Rutin berolahraga dan terapkan diet sehat
Tubuh yang aktif bergerak akan mempengaruhi suasana hati, Gan. Jalan kaki selama sepuluh menit saja bakal membuat mood kalian lebih tenang. Pasalnya saat berolahraga, kalian akan lebih fokus merasakan sensasi yang dialami tubuh. Kemudian, menjaga asupan makan adalah cara mengatasi burnout lainnya yang cukup efektif dilakukan. Kurangi makanan tinggi gula dan minuman berkafein. Ganti dengan air putih dan perbanyak sayur serta buah.

• Jangan ragu untuk mengambil cuti kerja
Sejumlah perusahaan mulai memberikan mental health day untuk menjaga kesehatan mental para pekerja. Kalau kalian masih punya jatah cuti yang cukup banyak, jangan sungkan memanfaatkannya saat dampak burnout mulai tak bisa dikendalikan di tempat kerja. Waktu cuti dapat kalian gunakan untuk mengatur ulang jam istirahat atau melakukan hobi yang sudah lama diabaikan. Pastikan juga kalian sudah menuntaskan tanggung jawab sebelum cuti.

Selamat mempraktikan cara mengatasi burnout!



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID