JERNIH.CO.ID, Jambi - Pada Pemilu Serentak 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah memasang target partisipasi pemilih yakni 77,5 persen. Tentunya ini meningkat dari Pemilu 2014 lalu, yakni sebesar 70 persen.
Komisioner KPU Provinsi Jambi, Afnizal saat dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan banyak cara untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Jika tidak, tentunya hal ini akan mempengaruhi partisipasi pemilih pada pemilu 2019 mendatang.
Diantara cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan sosialisasi pada masyarakat. Sosialisasi itu berupa undang-undang atau aturan, mengajak untuk ikut menggunakan hak pilih pada pemilihan 17 April 2019 mendatang.
"Bahwa memilih adalah hak dan hasil pilihan juga dilindungi konstitusi," ujarnya.
Selain itu kata dia, dengan memperbaiki Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pihaknya berharap pemilih ganda dapat diminimalisir dan daftar pemilih dapat di akses semua pihak. Selain itu juga semua yang mempunyai hak pilih dapat diakomodir.
"Pemilih adalah penentu masa depan, hak pilihnya dilindungi dan menjadi demokrasi," katanya.
Meski demikian menurut Afnizal hal ini sangat berat, karena itu pihaknya akan berkerja keras untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
"Kita optimis bisa mencapai target ini, karena ini Pemilu serentak nasionalal," ungkapnya.