Perang Keluarga di Pilbup Tanjab Barat

Penulis: Redaksi , Editor: Muhammad Syafe'i - Kamis, 13 Februari 2020 , 09:00 WIB
Cici Halimah (kiri atas), Mulyani (kanan atas), Anwar Sadat (kiri bawah) dan Amin Abdullah
Istimewa
Cici Halimah (kiri atas), Mulyani (kanan atas), Anwar Sadat (kiri bawah) dan Amin Abdullah


Ia menjelaskan, apabila nantinya Mulyani berhasil maju di Pilbup Tanjab Barat, maka dukungan keluarga Safrial di wilayah Ulu tentu akan ke adik Safrial, yakni Mulyani. Hanya saja Safrial tentu memiliki sumber daya yang lengkap untuk meraup suara di basis Ulu.

Seandainya Ustadz Anwar Sadat juga nantinya mendapatkan tiket maju, maka perpecahan suara akan terjadi juga di internal keluarga dan tokoh-tokoh agama di wilayah Ilir yang merupakan basis suara dua sepupu, Ustadz Anwar Sadat dan Ustadz Amin Abdullah.

Masih dikatakannya, tentu dengan majunya istri bupati (Cici Halimah, red) akan berpengruh terhadap perolehan suara Mulyani nantinya. begitupun dengan Ustadz Anwar Sadat, dengan majunya Ustadz Amin juga akan mempengaruhi perolahan suara nantinya.

"Majunya Ustadz Amin tentu juga akan memberikan pengruh pada perolehan suara Ustadz Anwar Sadat. Apakah pengaruh itu signifikan apa tidak tentu kita menunggu kepastian pasangan dan tentu survei ilmiah untuk mengukurnya," ujar AHY.

"Intinya, jangan sampai Pilbup Tanjab Barat ini seperti perang Bratayuda dalam kisah Mahabrata. Ntah yang mana kelompok Pandawa dan Kurawa, mana yang Sengkuni dan mana yang Widura. Yang jelas hampir semua mati dalam perang tersebut dan tentu lagi-lagi rakyat yang menjadi korban dalam permainan elit politik ini," timpalnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID