Situasi Pasar Rakyat Merangin yang sudah mulai ditempati pedagang JERNIH.ID, Merangin - Tahun 2016 lalu Kabupaten Merangin membangun Pasar Rakyat Tipe A. Tak tanggung bangunan pasar bantuan dari Kementrian Perdagangan itu dibiayai dengan dana sekitar Rp 7 Miliar.
Namun sejak di bangun, pasar megah yang berdiri kokoh di tengah kota Bangko ini, hanya sekali ditempat oleh para pedagang namun tidak lama. Setelah itu dibiarkan saja kosong 3 tahun tak berpenghuni.
Kini pasar khusus untuk para pedagang ikan, ayam, sayuran dan Pedagang Kaki Lima (PKL) lainnya yang berjualan di Pasar Baru Bangko tersebut, kembali diminta menempati pasar yang dibangun di eks terminal bus kota Bangko tersebut.
Fasilitas yang tidak memadai selama ini sudah mulai dibenahi oleh pemerintah daerah, seperti aliran listrik, air serta fasilitas lainnya yang sempat diputus karena tidak dipakai sudah sekian lama.
"Persiapan relokasi PKL Pasar Baru Bangko sudah siap tinggal kesadaran pedagang untuk menempati dan komitmen OPD untuk menggiringnya," kata Muhammad Ladani, Kadis Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKP) Merangin, Rabu (05/02/2020).
Sebelumnya, Bupati Merangin Al Haris (3/2/2020) lalu sempat meninjau Pasar Rakyat. Ternyata Al Haris temukan Pasar Rakyat yang disiapkan untuk penjual ikan, ayam dan daging itu belum dialiri listik dan air.
Al Haris meminta semua pedagang sudah pindah ke Pasar Rakyat. Fasilitas yang tidak ada dimintanya untuk segera diperbaiki oleh OPD terkait, sehingga pedagang segera pindah dan menempati pasar.