Pinto Jayanegara: Kita Harus Lebih Serius Menghadapi Wabah Virus Corona

Penulis: Redaksi , Editor: Muhammad Syafe'i - Sabtu, 21 Maret 2020 , 14:12 WIB
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara
IStimewa
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara


JERNIH.ID, Jambi – Wabah virus corona (Covid-19) saat ini telah membuat 369 orang di Indonesia dinyatakan positif  terinfeksi Covid-19, yang sembuh dinyatakan 17 orang dan yang meninggal dunia 32 orang.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara mengatakan tentunya dengan hal ini kita harus lebih serius menghadapi wabah Covid-19 ini, karena kalau dilihata dari persentase angka kematian kita Indonesia sangat tinggi.

“Kita harus belajar dar negara lain, jangan menganggap enteng dan remeh terkait wabah Covid-19 ini. Karena kebiasaan dari kita seperti itu,” kata Pinto, Sabtu (21/03/2020).

Baca juga: Sekda Sambut Kunker DPRD Jambi Tinjau Persiapan Tanjab Barat Hadapi Wabah Corona

Ia juga menjelaskan untuk masyarakat agar mengikuti himbauan yang telah dikelauarkan oleh Pemerintah. “Artinya kita jangan dulu menghadiri acara yang ramai-ramai orang, jangan dulu bepergian ketempat kearamaian agar tidak terkontak langsung untuk mencegah penularan Covid-19 ini,” jelasnya.

Tak hanya itu, Politisi muda Golkar ini juga untuk warga yang merasa ada gejala terkait virus ini segera melakukan pemeriksaan. “Kalau anda merasa sakit maka segeralah memeriksakan diri, tapi memang saat ini kita terkendala dengan alat pemeriksaan. Tentunya sesegera mungkin alat ini akan didistribusikan pemerintah pusat ke daerah, kerana alat Rapid Tes sudah dipesan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Lalu, ia juga meghimbau masyarakat untuk sering-sering memantau perkembangan terkait virus ini dari negara lain, dengan melihat pemberitaan dari sumber yang resmi dan terpercaya.

Baca juga: Waspadai Penyebaran Virus Corona, Pinto Jayanegara Pantau Bandara Sultan Thaha

“Saran saya pemeriksaan terhadap orangtua (umur diatas 50 tahun) lebih ditingkatkan, karena virus ini rentan terhapa orang tua. Kalau orang yang muda walupun tertular dia akan terlihat sehat badanya dan tidak tersa sakit. Kalau orangtua sudah tertular virus ini akan cepat menyebabkan meninggal dunia, anagka kematian terkait virus ini mayoritas itu orangtua, bukan yang muda,” tandasnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID