Pria Merangin Sukses Melamar Perempuan Turki, Hanya Bermodalkan Uang 200 Ribu

Penulis: Redaksi - Rabu, 10 Februari 2021 , 12:13 WIB
Lamaran Muhammad Mutawalli di Turki
Istimewa
Lamaran Muhammad Mutawalli di Turki


JERNIH.ID, Jambi - Demi melamar kekasihnya yang merupakan wanita warga negara Turki, Muhammad Mutawalli, warga Desa Rantau Alai, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin nekat berangkat ke Turki.

Muhammad Mutawalli diketahui hanya membawa uang sebesar Rp 200 ribu ke Turki saat mau melamar pujaan hatinya bernama Edanur Yildiz warga Kota Inegol, Bursa, Turkey.

Dirinya pun tampak bahagia karena lamarannya diterima dan berjalan lancar.

Hal ini itu terungkap dari orang tua kandung Muhammad Mutawalli bernama Ernawati mengatakan saat anaknya pergi demi melamar seorang wanita di Negara Turki Perasaan sedih bercampur bahagia karena pergi sendirian.

“Ya benar anak saya itu nekat pergi sendirian demi melamar seorang wanita warga Turki,” ujarnya.

Ernawati mengatakan terkait jodoh, mutawalli jodohnya orang Turki tidak heran lagi Karena sudah lama kenal, namun sangat terharu karena tidak disangka-sangka mau menerima anak saya.

“Kalau perempuan yang dilamar anak saya itu Orangnya terkenal yakni seorang wanita relawan, aktivis dan dibandingkan anak saya anak saya orang sederhana, orang biasa namun mau menerima anak saya,” jelasnya.

Awal cerita, Muhammad Mutawalli beserta orang tua kandung hanya orang susah, namun karena tekadnya ingin melamar wanita ke Turki dan pihak keluarga saat itu hanya bisa mengumpulkan uang sebanyak 1,8 juta rupiah dan Mutawalli sendiri sangat mau menerima dari pemberian orang tua kandung asal bisa berangkat ke Turki.

“Selain uang Rp 1,8 juta dari pemberian orang tua kandung tambahan sedikit ada dari Mutawalli dan yang paling terpenting bagi anak saya doa restu dan sayapun mengikhlaskan anak saya berangkat ke Turki,” terangnya.

Tidak sampai disitu, Ernawati sempat heran dari mana lagi dana anak saya mau melamar di Turki dan tidak lama kemudian, Mutawalli juga sudah saling komunikasi dengan bapak angkatnya di Turki dan bapak angkat Mutawalli sendiri yang mengurus semua lamaran di Negara Turki.

“Kalau tidak salah, anak saya sampai punya bapak angkat di Turki karena kenal dari wanita yang dilamarnya,” katanya.

Sementara itu, saat berangkat dari Jambi sempat ada masalah Kesehatan selama dua minggu di Jakarta sehingga tertunda berangkat ke Turki namun setelah selesai masalah langsung berangkat ke Turki.

“Saat setelah selesai masalah, uang anak saya hanya tersisa 200 ribu rupiah dan uang tersisa tersebut bekalnya berangkat ke Negara Turki,” cetusnya.

Sumber: pemayung.com



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID