Reshuffle Kepala OPD, HMI Tanjab Barat: Jangan Sampai Adanya Praktek Jual Beli Jabatan

Penulis: Bahrul Ulum , Editor: Muhammad Sapi'i - Rabu, 01 September 2021 , 15:29 WIB
Ketum formatur HMI Tanjab Barat, Luqman Ketum formatur HMI Tanjab Barat, Luqman


JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Terkait dengan akan dilakukannya reshuffle kepala OPD di jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam waktu dekat, Ketua Umum Formatur HMI Cabang Tanjab Barat, Luqman menyampaikan pesan bahwa harus selektif dalam memilih Kepala OPD.

"Bupati harus selektif betul dalam memilih Kepala OPD yang baru nantinya, jangan sampai memilih kepala OPD yang tidak berkompetensi dalam bidangnya, karena ini menyangkut kehidupan masyarakat Tanjab Barat," kata Luqman, Rabu (1/9/2021).

Luqman juga menambahkan bahwa jangan sampai momen reshuffle ini dijadikan transaksi money politik dan bagi-bagi jabatan.

"Jangan sampai momentum reshuffle kepala OPD ini, dijadikan ajang transaksi kekuasaan dengan gratifikasi. Nah, ini yang kita khawatirkan karena kita tentu menginginkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, efektif dan efesien. Itinya good goverment (pemerintahan yang baik)," jelasnya.

Terkait mekanismenya, Ketua Umum Formatur HMI Cabang Tanjab Barat ini menyampaikan jangan sampai pihak-pihak yang dilibatkan nantinya cuma dijadikan syarat untuk menutupi indikasi-indikasi kecurangan dalam reshuffle kepala OPD ini.

"Mekanismenya di jalankan dengan benar lah, jangan sampai melibatkan banyak pihak seperti, akademisi, praktisi dan lain-lain itu hanya dijadikan syarat untuk menutupi indikasi-indikasi kecurangan yang bakal muncul. Intinya kita ingin kepala OPD yang berkualitas," tutupnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID