Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Gubernur Al Haris: Bekerjalah dengan Disiplin dan Tingkatkan Kinerja

Penulis: Doni Yusal , Editor: Muhammad Sapi'i - Selasa, 28 September 2021 , 21:47 WIB
Gubernur Jambi, Al Haris didampingi Wagub Abdullah Sani Gubernur Jambi, Al Haris didampingi Wagub Abdullah Sani


JERNIH.ID, Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris berharap kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara (ASN) harus diiringi dengan kenaikan kinerja dan peningkatan produktivitas kerja ASN. Hal ini disampaikan Gubernur Al Haris saat penyerahan SK kenaikan pangkat ASN Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi Periode 1 Oktober 2021.

“Kenaikan Pangkat ini harus diiringi dengan kenaikan kinerja dan peningkatan produktivitas kerja, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, sesuai dengan kondisi saat ini, era digitalisasi, era Revolusi Industri 4.0,” kata Gubernur Al Haris, Selasa (28/9/2021).

Menurut Gubernur Al Haris, peningkatan produktivitas dan kinerja ASN harus membawa dampak positif terhadap peningkatan kinerja OPD yang selanjutnya akan berakumulasi pada peningkatan kinerja, karena pegawai sebagai sumber daya aparatur harus kontributif untuk mewujudkan visi misi pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi/Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi.

“Harus menjaga nama baik dan reputasi diri, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi. Dengan demikian, saya minta agar semua bekerja dengan disiplin, mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan ini juga Asisten I Sekda Provinsi Jambi, Apani Saharuddin melaporkan bahwa ASN yang mendapatkan SK kenaikan pangkat tersebut berjumlah 1.059 orang yang terdiri 675 orang ASN lingkup Pemprov Jambi. Rinciannya jabatan pelaksana 189 orang, struktural 26 orang orang dan jabatan fungsional 460 orang.

Sedangkan untuk ASN di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota berjumlah 384 orang pada golongan 4A dan 4B. Diantaranya Kota Jambi dan Tanjab Timur, 19 orang. Muaro Jambi, 21 orang. Tanjab Barat, 25 orang. Batanghari, 152 orang. Tebo, 47 orang. Bungo, 30 orang. Sarolangun, 29 orang. Merangin, 23 orang. Kerinci, 15 orang dan Sungai Penuh, 4 orang.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID