SKK Migas Rangkul 450 Mahasiswa Jambi Bedah Ketahanan Energi dan AI di UIN STS

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Ahad, 01 November 2026 , 19:46 WIB
SKK Migas rangkul 450 mahasiswa Jambi bedah ketahanan energi dan AI di UIN STS SKK Migas rangkul 450 mahasiswa Jambi bedah ketahanan energi dan AI di UIN STS


​JERNIH.ID, JAMBI – SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jambi menggelar Kuliah Umum Hulu Migas 2026 bertajuk “Leadership and Collaboration” di Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (30/10/2026). Lebih dari 450 mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi se-Provinsi Jambi memadati lokasi acara.

​Kegiatan ini menghadirkan Chairman Ancora Group, Gita Irawan Wirjawan, sebagai narasumber utama. Sejumlah tokoh penting turut hadir, seperti Rektor UIN STS Jambi Kasful Anwar, Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fery Kusnadi, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Bambang Dwi Djanuarto, serta para pimpinan KKKS Wilayah Jambi.

​Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, menegaskan pentingnya keterlibatan akademisi dalam menopang sektor energi. Menurutnya, industri hulu migas dan perguruan tinggi harus berjalan berdampingan untuk mencetak SDM berdaya saing tinggi.

​"Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan SDM yang unggul. Kami berharap mahasiswa dapat mengenal lebih jauh peran strategis industri hulu migas serta meningkatkan kompetensi untuk menghadapi tantangan energi masa depan," ujar Bambang.

​Bambang menambahkan, generasi muda memegang peranan kunci dalam menjaga keberlanjutan ketahanan energi nasional. Penguasaan teknologi, peningkatan kompetensi, serta kemampuan beradaptasi menjadi modal utama dalam menjawab dinamika industri.

​Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, menyambut positif kolaborasi edukatif ini. Ia menilai ruang diskusi bersama praktisi industri memberi wawasan berharga yang tidak selalu ada di dalam ruang kelas.

​"Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri perlu terus diperkuat. Ini penting agar kita menghasilkan SDM yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan dan daya saing," kata Kasful.

​Saat menyampaikan materi, Gita Wirjawan mengupas tuntas dinamika geopolitik global yang memengaruhi stabilitas ekonomi dan energi dunia. Ia menekankan urgensi diversifikasi pasokan serta penguatan infrastruktur energi nasional.

​Gita juga menyoroti lonjakan konsumsi listrik akibat pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurut mantan Menteri Perdagangan tersebut, lonjakan kebutuhan ini menuntut kesiapan infrastruktur dan kualitas SDM yang mumpuni.

​Pendidikan yang solid, penguasaan teknologi, dan tata kelola yang efektif menjadi tiga kunci utama untuk mendongkrak daya saing bangsa. Gita mendorong para mahasiswa agar terus mengasah pola pikir kritis, adaptif, dan siap berkolaborasi.

​Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang sesi diskusi interaktif. Mahasiswa aktif mengular dalam tanya jawab seputar strategi peningkatan daya saing nasional, pengembangan pendidikan, hingga pemanfaatan AI secara optimal.

​Melalui agenda ini, SKK Migas dan KKKS Wilayah Jambi berkomitmen mempererat sinergi dengan dunia pendidikan. Program ini dirancang menjadi wadah pembentukan karakter pemimpin masa depan yang siap menjaga ketahanan energi nasional.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID