Muaro Jambi Mampu Jadi Pusat Ekonomi Baru: Gubernur Al Haris Soroti Tol dan Data Kemiskinan

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Selasa, 27 Oktober 2026 , 14:49 WIB
Al Haris menghadiri Sidang Paripurna HUT ke-27 Kabupaten Muaro Jambi Al Haris menghadiri Sidang Paripurna HUT ke-27 Kabupaten Muaro Jambi


JERNIH.ID, ​JAMBI — Kabupaten Muaro Jambi menyimpan potensi besar untuk tampil sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi. Posisi strategisnya sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi membuka peluang lebar bagi masuknya investasi, pembangunan infrastruktur, hingga pembukaan lapangan kerja baru.

​Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan penegasan tersebut saat menghadiri Sidang Paripurna HUT ke-27 Kabupaten Muaro Jambi di Gedung DPRD Muaro Jambi, Selasa (27/10/2026).

​Al Haris menilai, keterbatasan lahan yang dialami Kota Jambi justru memberi ruang bagi Muaro Jambi untuk menampung pelbagai fasilitas strategis. Ia juga menyoroti keberadaan jalur jalan tol terpanjang di Jambi yang melintasi kawasan tersebut. Menurutnya, infrastruktur penghubung mestinya mampu menggerakkan roda ekonomi warga lokal secara langsung.

​"Muaro Jambi ini menampung lintasan tol paling panjang di Jambi. Kita ingin simpul-simpul ekonomi baru tumbuh di sepanjang jalur ini agar masyarakat ikut merasakan manfaat nyatanya," ujar Al Haris.

​Selain memacu pembangunan, Al Haris mewanti-wanti pemerintah daerah dan warga agar memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat kemarau tiba. Ia mendorong edukasi masif guna menghentikan tradisi membuka lahan dengan cara membakar.

​Ia juga mengajak jajaran pemerintah daerah merawat kekompakan, menyaring informasi liar di media sosial, serta memperkuat pendidikan karakter anak muda melalui pondok pesantren.

​Pada kesempatan yang sama, Penjabat Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menegaskan komitmen daerahnya untuk memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, pemerataan layanan kesehatan, dan perluasan lapangan kerja.

​Bambang menggarisbawahi pentingnya pembaruan data sosial agar penyaluran bantuan pemerintah tidak salah sasaran.

​"Kebijakan tanpa data itu sama saja dengan berjalan tanpa arah. Karena itu, saya minta seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa memastikan data warga benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan," tegas Bambang.

​Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus mengarahkan program kerja untuk mendukung visi daerah yang unggul di sektor pertanian, industri, dan pariwisata melalui penguatan pendidikan, kesehatan, serta pelestarian lingkungan hidup.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID