Suami Istri Korban Banjir Pematang Pauh Ditemukan Selamat

Sungai Pematang Pauh
Upro/jernih.id
Sungai Pematang Pauh
Pernulis: Upro | Editor: Muhammad Syafe'i

JERNIH.ID, Merangin - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Merangin beberapa waktu terakhir mengakibatkan sejumlah daerah di Kabupaten Merangin menimbulkan bencana.

Terjadi dua tempat longsor. Lokasi pertama di Desa Koto Rami Kecamatan Lembah Masurai, tepatnya di pendakian sisin. Longsor menutupi jalan lebih dari 30 meter sehingga akses jalan terganggu.

Baca juga: Dua Longsor Terjadi di Merangin, Satu Korban Dikabarkan Belum Ketemu

Lokasi kedua longsor dan banjir di Desa Pematang Pauh Kecamatan Jangkat Timur. Hujan deras yang terjadi semenjak jam 00.30 WIB dini hari, Kamis (26/3/2020), menyebabkan sepasang suami istri terseret arus sungai.

Informasi yang dihimpun, kedua pasangan suami istri yang hanyut tersebut sudah ditemukan dalam keadaan selamat.

“Dua orang sempat hanyut terseret arus sungai, suami istri atas nama Hendra dan Kunis, tetapi sudah ditemukan, sekarang dibawa ke Puskesmas Muara Madras,” ungkap warga setempat.

Baca juga: Penyemprotan Massal, Al Haris Turun Tangan Semprot Disinfektan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Merangin, Akmal Zen juga membenarkan kejadian ini. “Sekarang tim sudah menuju lokasi,” singkatnya.

Akibat longsor dan banjir ini juga membuat jalan mau ke Rantau Suli dari Pematang Pauh juga tertutup total, tidak bisa diakses warga, dan di Desa Kabu satu unit jembatan putus.