Miftahul Ikhlas JERNIH.ID, Jambi - Dugaan adanya penggelembungan suara Pilgub Jambi di Kota Sungai Penuh ke pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi nomor urut 1 Cek Endra-Ratu Munawaroh dibenarkan oleh Tim Fachrori-Syafril.
"Kita juga sudah mendapatkan kabar ini, suara kami (FU-Syafril) hilang ribuan suara dan berpindah ke Paslon 01 (CE-Ratu)," kata Ketua Tim Rumah Perjuangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi nomor 2 FU-Syafril, Miftahul Ikhlas, Rabu (16/12/2020) dinihari.
Dirinya mengungkapkan, saat ini sedang dalam perjalanan menuju Kota Sungai Penuh untuk mengamankan suara mereka hingga pleno Kota Sungai Penuh.
"Saat ini kita dalam perjalanan ke Sungai Penuh, kita akan mengamankan suara kita di pleno tingkat Kota Sungai Penuh," tegasnya.
Sebelumnya, Direktur Media dan Propaganda Al Haris–Abdullah Sani, Musri Nauli, menegaskan kepada semua pihak penyelenggara Pilgub Jambi agar bekerja dengan baik, tanpa melakukan kecurangan-kecurangan.
“Risikonya tinggi. Ancamannya pidana. Kita harap semua pihak bekerja dengan baik dan benar,” ucapnya.
Seperti diketahui hasil real count situng KPU Pilwako Sungai Penuh telah rampung pada Selasa, 15 Desember 2020 ini. Pasangan Ahmadi Zubir–Alvia Santoni meraih 51,5 persen (28.834) mengalahkan pasangan Fikar Azami – Yos Adrino yang meraih 48,5 persen (27.137).
Sementara hasil Pilgub Jambi, khusus Kota Sungaipenuh hasil real count situng KPU malah belum selesai. Real count Kota Sungai Penuh baru mencapai 92,5 persen. Hanya menyisakan Kecamatan Koto Baru yang real countnya baru mencapai 25 persen.
“Ini yang makin tampak janggal di Kecamatan Kotobaru. Masak penghitungan di Pilwako sudah selesai, malah di Pilgub belum selesai. Ada apa? Makin menguatkan kecurigaan kita,” ujar Musri Nauli.
Anggota KPU Sungai Penuh, Fadli Khairon belum menjawab pertanyaan wartawan terkait hal ini.
“Saya masih rapat. Nanti ya,” katanya kepada media.
Terpisah, Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jumiral ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum mengetahui mengenai hal ini.
"Saat ini kita sedang rapat persiapan pleno Kota Sungai Penuh besok, hingga saat ini kita juga belum mendapatkan kabar adanya dugaan penggelembungan suara untuk Pilgub Jambi ini," ujarnya, Selasa malam (15/12).(*)