Ubah Limbah Kelapa Jadi Berkah: Tanjab Timur Siap Produksi Coco Fiber Skala Besar

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Selasa, 21 Juli 2026 , 21:57 WIB
Pertemuan manajemen PT Intan Maca Internasional dengan Pemkab Tanjab Timur
Diskominfo Tanjab Timur
Pertemuan manajemen PT Intan Maca Internasional dengan Pemkab Tanjab Timur


JERNIH.ID, ​MUARA SABAK — Langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam mendorong hilirisasi perkebunan membuahkan hasil. Manajemen PT Intan Maca Internasional bersama investor asal Malaysia menggandeng pemkab untuk merealisasikan investasi pengolahan limbah sabut kelapa di daerah tersebut.

​Pertemuan penting ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati, mempertemukan jajaran kepala daerah dengan pihak investor untuk membahas rencana bisnis pengolahan sabut kelapa menjadi coco fiber bernilai ekspor.

​Dalam tahap awalnya, PT Intan Maca Internasional langsung bergerak cepat dengan menyewa gudang milik PT Pelindo di kawasan Pelabuhan Muara Sabak. Gudang ini akan difungsikan sebagai lokasi produksi sementara sebelum perusahaan membangun fasilitas pengolahan yang lebih representatif secara bertahap.

​Investasi ini menyasar potensi limbah sabut kelapa lokal yang selama ini belum tergarap optimal. Melalui proses industri modern, sabut kelapa diubah menjadi coco fiber, serat alami yang menjadi bahan baku utama industri kasur, jok kendaraan, geotekstil, media tanam hortikultura, hingga produk pengendali erosi ramah lingkungan.

​Pemerintah daerah menyambut hangat masuknya investasi asing ini. Kehadiran pabrik pengolahan dinilai sebagai solusi nyata untuk mendongkrak nilai tambah komoditas kelapa sekaligus menyejahterakan para petani lokal.

​"Potensi kelapa kita sangat besar. Hadirnya industri pengolahan ini akan membuat hasil perkebunan masyarakat memiliki nilai tambah, daya saing tinggi, serta memberikan manfaat ekonomi yang luas," ujar Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hich, Selasa (21/7/2026).

​Guna memastikan proyek berjalan lancar, pemkab berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif. Layanan perizinan yang cepat dan transparan dipastikan siap mendukung setiap langkah ekspansi pelaku usaha di daerah.

​Kehadiran industri coco fiber ini tidak hanya diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangi limbah pertanian, tetapi juga menjadi katalisator penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Tanjung Jabung Timur.("/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID