Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha JERNIH.ID, KOTA JAMBI – Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XXIV Tahun 2026 resmi berakhir. Ajang yang menjadi wadah pembentukan karakter religius generasi muda ini ditutup secara langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, di Kantor Wali Kota Jambi, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak 28 Juni 2026 ini sukses menyedot antusiasme tinggi dengan melibatkan 550 peserta dari 131 Lembaga Pendidikan Al-Qur'an se-Kota Jambi. Selama tiga hari, para santri dari jenjang SD, MI, hingga SMP berlomba menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam 17 cabang keagamaan.
Persaingan sengit mewarnai gelaran FASI tahun ini. MI Darussalam akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum dengan perolehan nilai 33, mengungguli SD Islam Al-Falah 2 yang berada di posisi kedua dengan nilai 28.
Wakil Wali Kota Diza menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari Bagian Kesra Setda Kota Jambi, dewan hakim, hingga para pendamping yang telah menyukseskan acara ini. Ia menegaskan bahwa FASI merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan bagi Kota Jambi.
"Hari ini kita merayakan lahirnya harapan. Kita saksikan generasi muda Qur’ani tumbuh dengan iman dan akhlak mulia. Mereka tampil percaya diri melantunkan ayat suci, mengumandangkan azan, dan menyampaikan dakwah dengan penuh penghayatan," ujar Diza dalam sambutannya.
Puncak acara ditandai dengan pelepasan para pemenang yang akan diutus menjadi kafilah Kota Jambi di tingkat Provinsi Jambi. Ketua BKPRMI Kota Jambi, Muhamad Ilham, memastikan seluruh pemenang akan mendapatkan pembinaan lebih intensif sebelum bertanding di Kabupaten Kerinci.
"Sesuai komitmen, para pemenang akan kami bina lebih lanjut untuk mewakili Kota Jambi di FASI tingkat provinsi. Pembinaan tidak boleh berhenti di sini, teruslah mempersiapkan diri untuk hasil terbaik," tegas Ilham.
Dalam kesempatan tersebut, Diza berpesan agar semangat mencintai Al-Qur'an tidak berhenti seiring berakhirnya festival. Ia mendorong para peserta untuk terus menjadikan Al-Qur'an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada para pemenang yang akan berangkat ke tingkat provinsi, Diza berpesan agar tetap rendah hati. Sementara bagi peserta yang belum meraih juara, ia memberi motivasi agar tidak menyerah dan terus mengasah kemampuan.
"Kemenangan paling mulia adalah ketika hati kita semakin dekat dengan Al-Qur'an. Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman, jadikan masjid sebagai rumah kedua, dan jadikan akhlak Rasulullah sebagai tuntunan dalam setiap langkah kalian," pungkas Diza.(*/JR2)