3.580 warga binaan di Jambi terima remisi HUT ke-81 RI JERNIH.ID, JAMBI — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia membawa kebahagiaan bagi ribuan warga binaan di Provinsi Jambi. Sebanyak 3.580 narapidana dan anak binaan resmi mendapatkan remisi, di mana 82 orang di antaranya langsung dinyatakan bebas pada Senin (17/8/2026).
Penyerahan SK remisi ini dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jambi Al Haris usai pelaksanaan upacara kemerdekaan di Lapangan Kantor Gubernur Jambi.
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa remisi merupakan bentuk apresiasi negara atas perubahan perilaku positif para warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Ia menekankan pentingnya memberikan dukungan nyata agar mereka tidak kembali terjerumus ke dalam lingkaran kriminalitas.
Pemerintah daerah berkomitmen membekali para narapidana yang bebas dengan keterampilan dan modal usaha. Langkah ini diharapkan mampu membantu mereka beradaptasi serta mencari penghidupan halal di tengah masyarakat.
"Dari kasus tadi ada penggelapan, pencurian, dan penadahan. Ini semua muaranya adalah kehidupan. Oleh karena itu kita bantu mereka dengan modal usaha, kemudian mereka bisa bekerja dan kembali ke masyarakat dengan baik," ujar Al Haris.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menjelaskan bahwa remisi diberikan kepada individu yang terbukti taat pada aturan dan aktif mengikuti program pembinaan lembaga pemasyarakatan.
Berdasarkan data, rincian penerima remisi pada HUT ke-81 RI ini meliputi:
Irwan berharap momen kemerdekaan ini menjadi titik balik bagi warga binaan untuk terus menempa diri menjadi pribadi yang lebih produktif dan bermanfaat.
Pihak Kanwil Ditjenpas Jambi memastikan seluruh tahapan pengusulan hingga penyerahan remisi berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan liar.
"Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, jajaran Pemasyarakatan Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan, serta mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, berintegritas, humanis, dan berdampak bagi masyarakat," pungkas Irwan.(*/JR2)