Banyak Siswa Putus Sekolah, Disdikbud Kumpulkan Kepsek Bahas UN

Penulis: Upro , Editor: Muhammad Syafe'i - Kamis, 12 Maret 2020 , 21:14 WIB
Kepsek Merangin saat pertemuan
Upro/jernih.id
Kepsek Merangin saat pertemuan


JERNIH.ID, Merangin - Angka siswa putus sekolah di Kabupaten Merangin, masih mengkhawatirkan. Tahun 2019/2020 ternyata ada dua ribuan siswa SLTA sederajat putus sekolah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Merangin, M Zubir pada kegiatan Sosialisasi Ujian Nasional (UN) tahun 2020 untuk SMP, MTs, SMA dan SMK se-Kabupaten Merangin, Kamis (12/3/2020).

“Di Kabupaten Merangin pada tahun 2019/2020 ini, ada sekitar 2000 an, siswa setingkat SLTA yang putus sekolah, data tersebut kami proleh dari Provinsi Jambi,” ujar M Zubir.

Sementara itu terkait dengan UN yang tidak lama lagi digelar. M Zubir mengatakan peserta UN untuk Kabupaten Merangin tahun 2020 cukup banyak.

Rinciannya yakni sebanyak 3801 siswa SMP, 1.964 MTS, 2.297 SMA, 195 MA, 1.479 SMK, 1.202 Paket B, 1.440 Paket B, 1 SMPLB, 1 SMALB, 6.185 SD, 339 MI, 2 SDLB dan 165 Paket A.

Dia meminta kepala sekolah agar dapat menggali potensi dan kreatifitas yang ada di sekolahnya masing-masing. Apalagi lanjut Zubir, kelulusan siswa sepenuhnya adalah kewenangan pihak sekolah.

“Kewenangan kelulusan di serahkan kepihak sekolah sepenuhnya, pihak sekolah lah yang berhak meluluskan para siswanya, dan bagaimana caranya agar kepala sekolah berinovasi meningkatkan kualitas sekolahnya," kata Zubir.

Sosialisasi UN ini dikuti para kepala sekolah di ruang pola II Kantor Bupati Merangin, dengan menghadirkan nara sumber Drs. Zul Asri, M.Pd pengawas sekolah Madya dan Wakil Ketua UN Provinsi Jambi Tahun 2020.

Nara sumber sosialisasi UN juga datang dari Disdikbud Kabupaten Merangin, Drs. M Hayat Kordinator Pengawas Dikbud Kabupaten Merangin.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID