Strategi Jitu Bank Jambi Perkuat Fondasi Bisnis dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi Jambi

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Kamis, 06 Agustus 2026 , 10:04 WIB
Gedung Mahligai Bank 9 Jambi Gedung Mahligai Bank 9 Jambi


JERNIH.ID, ​JAMBI — Bank Jambi mengoptimalkan langkah strategisnya untuk memperkuat fondasi bisnis sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Di tengah dinamika pasar keuangan yang kompetitif, bank pelat merah ini dituntut memperkuat fungsi intermediasi lewat ekspansi pembiayaan yang menyasar sektor-sektor produktif.

​Pengamat perbankan Laila Farhat menilai, Bank Jambi memegang peranan krusial sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD). Lembaga ini tidak sekadar mengejar profitabilitas, melainkan mengemban mandat khusus sebagai katalisator pembangunan ekonomi regional.

​"Sebagai BPD, Bank Jambi memiliki mandat yang berbeda dengan bank komersial pada umumnya. Selain menjaga kinerja keuangan yang sehat, Bank Jambi juga harus menjadi katalis pembangunan daerah melalui pembiayaan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Laila.

​Guna mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, Laila mendorong Bank Jambi memfokuskan ekspansi kreditnya pada sektor-sektor yang memberikan efek ganda (multiplier effect) luas bagi masyarakat.

​Sektor-sektor prioritas tersebut mencakup Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agribisnis, perkebunan, perdagangan, industri pengolahan, hingga berbagai proyek produktif daerah. Strategi ini diyakini mampu mendongkrak perekonomian lokal secara merata.

​Di samping pembiayaan, Bank Jambi terus mengakselerasi transformasi digital guna mendongkrak efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan keuangan. Langkah ini dinilai efektif dalam memperkuat basis nasabah di era modern.

​Kendati demikian, Laila mengingatkan pentingnya menyeimbangkan digitalisasi dengan manajemen risiko dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

​Selain itu, Bank Jambi perlu menggenjot penghimpunan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA). Optimalisasi dana murah memberikan keleluasaan bagi bank dalam menawarkan suku bunga kredit yang kompetitif, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudential banking).

​Keseimbangan antara ekspansi kredit, kualitas aset, likuiditas, dan permodalan menjadi pilar utama penjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan. Berbekal fundamental yang solid, Bank Jambi dinilai mempunyai kans besar menembus jajaran regional champion.

​"Dengan fundamental yang kuat, strategi bisnis yang adaptif, serta sinergi yang erat dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha, Bank Jambi dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jambi sekaligus memperkuat inklusi keuangan di seluruh wilayah provinsi," pungkas Laila.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID