Bupati Merangin, Al Haris JERNIH.ID, Merangin - Keluhan masyarakat Desa Lubuk Bumbun dan Desa Tanjung Ilir, terkait dengan akses jembatan yang menghubungkan kedua desa ini dijawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin.
Tahun ini, Pemkab Merangin akan membangun jembatan yang bisa dilalui oleh kendaraan dengan dana yang cukup besar Rp 5,6 miliar. Dengan dana ini akses penghubung Kecamatan Margo Tabir ke Kecamatan Tabir makin mantap.
Dibangunnya jembatan tersebut diungkapkan Bupati Merangin Al Haris, di depan ratusan warga Desa Lubuk Bumbun, Rabu (11/3/2020). Al Haris mengatakan direncanakan bulan April mendatang, jembatan sudah mulai dikerjakan.
"Terkait dengan jembatan area Lubuk Bumbun ke Tanjung Ilir dananya Rp 5,6 miliar," ujar Al Haris disambut antusias warga di depan kantor Kades Lubuk Bumbun.
Dikatakan Al Haris, dirinya selalu ingin menjawab keluhan dari masyarakat, berkerja semaksimal mungkin untuk pembangunan Merangin. "Nah bulan ini sudah tender, dan bulan depan sudah mulai bisa dikerjakan," ujarnya lagi.
Seperti diketahui sebelumnya, kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir ke Desa Tanjung Ilir Kecamatan Tabir, sangat memperihatinkan.
Sebab selain sudah tua, lantai jembatan yang biasa diperbaiki sendiri oleh warga, beberapa waktu belakangan ini terlihat banyak yang sudah patah berlobang. Warga kedua desa susah untuk melewati jembatan yang berlantaikan papan tersebut.
Jembatan ini sangat sentral, selain digunakan untuk aktivitas perekonomian oleh masyarakat setempat, juga satu satunya akses jembatan terdekat yang digunakan untuk siswa berangkat ke sekolah.