Aksi demo PMII Merangin tolak UU Cipta Kerja JERNIH.ID, Merangin - Aksi pemukulan oleh oknum tak bertanggungjawab terhadap Hengky Tornado Ketua PKC PMII Jambi, saat melakukan aksi di kantor DPRD Provinsi Jambi, Jumat (9/10/2020) dikecam.
Seperti disampaikan Ketua Umum PMII Cabang Merangin Andri Rustandi. Andri mengutuk keras tindakan yang dilakukan oknum yang secara tiba tiba menyerang, hingga menyebabkan Hengky terluka tersebut.
Baca juga: Aksi Demo Berujung Ricuh, Ketua PKC PMII Jambi Jadi Sasaran Penganiayaan
"Saya Ketua Umum PMII Merangin mengecam keras atas tindakan kekerasan yang tidak bertanggungjawab oleh oknum terhadap Ketua PKC PMII Jambi," tutur Andri, Jumat (9/10/2020).
Ditegaskan Andri, seharusnya aparat keamanan dapat melakukan tindakan pengamanan, serta bisa melindungi massa mahasiswa saat menyampaikan aspirasi yang berlansung.
Baca juga: Panas! Saling Dorong Warnai Aksi Demo PMII di Merangin
Saking sesalnya, Andri menegaskan Cabang Merangin bahkan tak segan segan mengerahkan massa tambahan dari kader-kader PMII Cabang Merangin, untuk turun aksi di Jambi.
"Saya tidak segan segan akan mengirim anggota, kader PMII Merangin turun ke jalan hari Senin di Kantor DPRD Provinsi maupun Kantor Gubernur Provinsi Jambi," sesal Andri.
Baca juga: Aksi Demo Mahasiswa Berlanjut, Tembakan Gas Air Mata Semakin Banyak
Seperti diketahui, Ketua PKC PMII Jambi Hengky Tornado tiba tiba diserang dan dipukul hingga diancam akan dibunuh oleh oknum saat momen saling dorong, pihak kepolisian dengan massa PMII demo di kantor DPRD Jambi, sebelum Jumat.
Dalam moment keos tersebut, seorang tak dikenal menggunakan baju pink masuk barisan dan menganiaya ketua PKC PMII Provinsi Jambi Hengky Tornado.