Komunitas Beranda Perempuan Bersama Penyintas Kekerasan Seksual Adakan Workshop Menjahit Pembalut Kain

Penulis: Anil Hakim , Editor: Muhammad Sapi'i - Kamis, 24 Maret 2022 , 10:39 WIB
Komunitas Beranda Perempuan bersama penyintas kekerasan seksual adakan workshop menjahit
Anil Hakim/jernih.id
Komunitas Beranda Perempuan bersama penyintas kekerasan seksual adakan workshop menjahit


JERNIH.ID, Jambi - Komunitas Beranda Perempuan adakan kegiatan workshop menjahit pembalut kain bersama penyintas kekerasan seksual di Cafe Etalase Kopi Kota Jambi.

"Kita memang hari ini lagi mengadakan kegiatan workshop menjahit pembalut kain bersama penyintas kekerasan seksual" kata Ani Safitri Relawan Beranda Perempuan, Rabu (23/3/2022)

Tujuan dari diadakannya acara ini menurut Ani adalah agar perempuan mengetahui hak hak bagi tubuhnya disaat menstruasi terutama dalam hal memilih pembalut yang sehat bagi tubuh dan aman dari pengaruh bahan kimia.

"Kami tadi pagi telah berbicara masalah hak perempuan untuk menjalani menstruasi yang sehat, salah satunya adalah dengan memilih memakai pembalut yang terbuat dari kain. kemudian goals dari kegiatan ini mereka dapat berdaya membuat pembalut itu sendiri," jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa selain untuk mengkampanyekan hak perempuan pada saat menstruasi, workshop ini juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan yakni untuk mengurangi sampah plastik yang ditimbulkan dari bekas pembalut.

"Karena kita ketahui kalau pembalut sekali pakai itu banyak bahan kimia sehingga tidak ramah terhadap organ reproduksi wanita. Sementara kalo kain selain kita berbicara soal hak perempuan untuk memakai pembalut kain yang sehat, juga sekaligus kampanye untuk mengurangi plastik yang berdampak pada lingkungan," tambahnya

Harapan Ani selaku panitia dalam acara ini dirinya berharap agar peserta dapat memiliki kemandirian dari sisi ekonomi dan dapat membantu dalam mengurangi sampah plastik yang dapat merusak lingkungan.

"Pesan moralnya saya sangat berharap kepada kawan kawan bisa berhemat tidak membeli pembalut sekali pakai. Kemudian juga memberikan hak kepada tubuh yang menstruasi sesuatu yang sehat dengan tidak menggunakan bahan kimia pada saat menstruasi serta menjaga lingkungan kita untuk tidak merusaknya dengan plastik bekas pembalut," pungkasnya

Kegiatan ini terinspirasi dan termotivasi dari kegiatan lanjutan yang pernah dilakukan Komunitas Beranda Perempuan yang kemarin pernah berkolaborasi dengan Narasi Mata Najwa dan Bium Indonesia.

Selain diisi dengan diskusi mengenai hak hak perempuan juga dilanjutkan dengan kegiatan menjahit yang dilakukan setiap peserta workshop.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID