Mapala Pamsaka Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Selasa, 25 November 2025 , 14:39 WIB
Mapala Pamsaka gelar aksi zero waste Sungai Pengabuan
Dok Mapala Pamsaka
Mapala Pamsaka gelar aksi zero waste Sungai Pengabuan


JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Mapala Pamsaka Kampus IAI An-Nadwah Kuala Tungkal menggelar rangkaian Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan 2025 pada 22–23 November 2025, sebagai upaya kolektif merespons kondisi Sungai Pengabuan yang semakin tercemar akibat meningkatnya sampah rumah tangga dan limbah plastik.

Kegiatan hari pertama, 22 November 2025, diawali dengan edukasi lingkungan kepada warga RT 05 Kelurahan Kampung Nelayan. Materi yang disampaikan mencakup dampak pencemaran terhadap kesehatan dan ekosistem sungai, teknik pemilahan sampah, serta prinsip pengurangan sampah rumah tangga. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait persoalan sampah harian dan minimnya fasilitas pembuangan.

Masih di hari yang sama, Mapala Pamsaka bersama relawan melakukan aksi bersih-bersih bantaran Sungai Pengabuan dan kawasan permukiman. Puluhan kantong sampah dikumpulkan dari titik-titik pembuangan liar dan aliran sungai, memperlihatkan betapa seriusnya persoalan sampah di wilayah tersebut.

Aksi lapangan ditutup dengan pembentangan spanduk kampanye lingkungan bertuliskan, “Sungai Bukan Warisan Tetapi Titipan, Stop Energi Fosil, Beralih ke Energi Terbarukan". Pesan ini menjadi simbol pengingat bahwa keberlanjutan lingkungan memerlukan tanggung jawab kolektif lintas generasi.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 23 November 2025 melalui Diskusi Publik “Suara dari Pengabuan: Kolaborasi Pengetahuan, Kebijakan, dan Gerakan Warga untuk Ekologi Tanjung Jabung Barat". Diskusi ini menghadirkan mahasiswa, warga bantaran sungai, aktivis lingkungan, akademisi, serta pemangku kebijakan untuk merumuskan arah penyelamatan Sungai Pengabuan.

Forum tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi penting, diantaranya peningkatan literasi lingkungan masyarakat pesisir sungai, pembenahan kebijakan pengelolaan sampah daerah, penguatan kolaborasi antara kampus dan pemerintah, serta percepatan penyediaan fasilitas pengelolaan sampah dan pengurangan plastik sekali pakai.

Melalui Aksi Zero Waste 2025, Mapala Pamsaka menegaskan bahwa penyelamatan Sungai Pengabuan tidak dapat dikerjakan secara parsial. Upaya pemulihan membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pengetahuan, kebijakan, dan partisipasi warga. Organisasi mahasiswa ini menyatakan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mengawal agenda lingkungan di Tanjung Jabung Barat.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID