Nasution Kadis Pertama Kunjungi 430 Sekolah di Merangin

Penulis: Upro , Editor: Muhammad Sapi'i - Rabu, 11 Mei 2022 , 11:31 WIB
Nasution saat mengunjungi sekolah di Koto Rawang, Kecamatan Jangkat
Istimewa
Nasution saat mengunjungi sekolah di Koto Rawang, Kecamatan Jangkat


JERNIH.ID, Merangin - Tujuh bulan memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Merangin, Nasution memberi warna dan semangat baru di tubuh pendidikan Kabupaten Merangin.

Betapa tidak, sejak dilantik 21 Oktober 2021 lalu, Kadis yang dikenal sangat supel ini sudah mengunjungi sebanyak 430 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Merangin.

Langkah yang belum terlihat dilakukan oleh Kadis sebelumnya ini, guna melihat secara langsung situasi dan kondisi sekolah, baik dari segi sarana dan prasarana maupun aktifitas belajar mengajar disekolah. 

Kunjungan yang dirangkum dalam program kerja ini bukan perkara mudah, harus menempuh jarak jauh untuk menjangkau sekolah di 205 desa dalam 24 kecamatan. Namun, karena niat untuk membenahi pendidikan itu mampu dilalui.

Tidak jarang Nasution mengunjungi sekolah menggunakan motor, berjalan kaki, hingga naik perahu ketek menyebrangi sungai untuk menjangkau desa hingga ke ujung Kabupaten Merangin.  

"Alhamdulillah, 430 SD dan SMP di Merangin tuntas dikunjungi. Kunjungan terakhir di SD N 207 Muara Inum Kecamatan Pamenang Selatan," kata Nasution, Rabu (11/5/2022).

Menurutnya, setelah tuntas mengunjungi 430 sekolah dirinya tetap mengevaluasi hasil kunjungan kerjanya. Artinya lanjut Nasution, dirinya tetap mengunjungi sekolah secara acak.

"Kita turun kelapangan ini harus ada hasil. Ada tidak perubahan, kalau tidak ada perubahan, mohon maaf kinerja kepala sekolahnya kita evaluasi bahkan bisa diganti," tegasnya.

Ia katakan, hingga saat ini dirinya dan jajaran sudah mengangkat 30 Guru Komite atau yang dikenal dengan tenaga kerja suka rela (TKS), sebanyak 30 orang yang mengabdi 17 tahun  menjadi guru Tenaga Kontrak Daerah (TKD).

"Pengangkatan Guru TKS itu, itu hasil kunjungan kita kelapangan. Kasihan sudah mengandi 17 tahun bahkan sampai 20 masih TKS juga. Pengangkatan itu sebagai penghormatan kita terhadap guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa," terangnya.

Disamping itu Nasution juga menyampaikan, dana DAK 2022 yang turun membuat Nasution harus Gerak Cepat (Gercep) untuk meningkatkan DAK tahun 2023 nanti.

"Banyak cara dan tugas berat  harus diperbaiki di pendidikan ini. Kalau mau maju kita harus semangat dengan niat yang Ikhlas," pungkasnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID