Ilustrasi berkendara motor listrik Tapi Tunggu Dulu, Ini Tantangan yang Bikin Orang Ragu
Meskipun viral dan terlihat keren, ada beberapa alasan mengapa sebagian orang memilih untuk wait and see:
nfrastruktur "Ngecas" Belum Merata: Bagi yang tinggal di kota besar, SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) mungkin mudah ditemukan. Tapi untuk perjalanan antar-kota atau wilayah pinggiran, urusan isi daya ini masih bikin was-was (range anxiety).
Harga Baterai yang Lumayan: Baterai adalah "jantung" dari motor listrik. Meskipun awet hingga bertahun-tahun, harga penggantian baterai baru jika masa pakainya habis masih tergolong cukup mahal.
Nilai Jual Kembali (Resale Value): Karena pasarnya masih sangat baru, harga pasaran untuk motor listrik bekas masih belum stabil jika dibandingkan dengan motor konvensional yang peminatnya selalu penuh.Kesimpulan: Jadi, Mending Beli Sekarang?
Jika rute harian Anda hanya seputar rumah ke kantor (komuter jarak dekat), punya akses listrik rumah yang memadai, dan ingin memangkas biaya operasional bulanan, motor listrik subsidi adalah pilihan yang sangat cerdas untuk saat ini.
Namun, jika Anda sering melakukan perjalanan jarak jauh atau malas memikirkan manajemen baterai, bertahan di motor bensin untuk sementara waktu juga bukan pilihan yang salah.
Kalau Anda sendiri bagaimana? Sudah siap beralih ke motor senyap, atau masih setia dengan suara raungan knalpot motor bensin?.(*/JR2)