JERNIH.ID, Muara Sabak - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Tanjung Jabung Timur melaksanakan Kegiatan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang dimulai pada tanggal 1 Agustus sampai dengan 15 Agustus 2019 bertempat di Lapangan Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur.
Adapun sebanyak 30 peserta paskibraka berasal dari SMA/SMK se-Kabupaten Tanjab Timur dipersiapkan sebagai pasukan pengibaran bendera merah putih.
Tim pelatih dan pendamping terdiri dari Gabungan TNI, Polri, dan Purna Paskibraka. Tim pelatih calon pasukan pengibar bendera Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2019 bertugas melakukan persiapan-persiapan yang bersifat administrasi dan teknis dalam rangka pelaksanaan dan pelatihan bagi calon pasukan pengibar bendera, menetapkan formasi serta persiapan petugas pasukan pengibar bendera.
Kabid Olahraga Dinporapar Tanjab Timur, Boy mengatakan persiapan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 pada tanggal 17 Agustus 2019 mendatang, Disbudparpora Tanjab Timur khususnya pada bidang olahraga memiliki tanggung jawab penuh terkait acara puncak 17 agustus mendatang. Diantaranya terkait pasukan pengibaran sang saka merah putih.
"Saat ini kita melakukan pelatihan terhadap 30 siswa dan siswi terbaik Kabupaten. Kita siapkan sebagai pasukan pengibar bendera," kata Boy, Selasa (6/8/19).
Karena Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 pada 17 Agustus 2019 berdekatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha, pihak Dinporapar mengambil kebijakan agar seluruh anak didik tersebut tetap di asrama. Tidak diperkenankan untuk pulang ke rumah meski di Hari Raya Idul Adha.
"Karena semenjak dari pembukaan pelatihan tanggal 31 sampai 25 Agustus sudah menjadi tanggung jawab penuh kami, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, karena sebagian besar tempat tinggal peserta cukup jauh," jelasnya.
Dilain pihak perwakilan Paskibraka tingkat Provinsi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengirimkan tiga putra dan putri terbaiknya. Yakni Erik Busmin perwakilan dari SMAN 4 Tanjab Timur, Nurhayani SMAN 3 dan Sarmila SMAN 5 Tanjab Timur.
"Pada tingkat nasional saat ini Tanjar Timur belum ada mewakilkan, terakhir pada 2012 lalu dan tahun ini dari Kabupaten Bungo," pungkasnya.