Respon Cepat Aduan Warga: Bupati Anwar Sadat Instruksikan Dinas PUPR dan Dishub Segera Perbaiki Dermaga Tanjung Senjulang

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Senin, 06 Juli 2026 , 22:05 WIB
Anwar Sadat didampingi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri saat meninjau dermaga apung
Prokopim Tanjab Barat
Anwar Sadat didampingi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri saat meninjau dermaga apung


JERNIH.ID, KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, merespons cepat aduan masyarakat terkait ambruknya dermaga apung di Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam. Ia langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi infrastruktur vital yang menjadi urat nadi transportasi air warga tersebut, Senin (6/7/2026).

Dermaga yang berdiri sejak tahun 2018 itu kini kondisinya rusak parah akibat pelapukan usia bangunan dan tingginya intensitas penggunaan sehari-hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan dermaga sudah sangat mengkhawatirkan. Korosi dan keropos mengikis sebagian besar struktur logam penopang di berbagai titik.

Kondisi ini kian menyulitkan warga saat air pasang tiba:

  • Bagian depan dermaga tenggelam dan melumpuhkan akses transportasi air (pompong).

  • Aktivitas harian dan mobilitas ekonomi masyarakat menjadi terhambat.

  • Area dermaga yang rusak berpotensi besar membahayakan keselamatan para pelintas.

Melihat kondisi yang mendesak ini, Anwar Sadat langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk berkolaborasi mempercepat penanganan di lapangan.

Ia menegaskan bahwa struktur halte utama sebenarnya masih layak, namun perbaikan menyeluruh harus segera berjalan demi keamanan warga.

"Kami sudah meninjau langsung ke lokasi. Secara struktur halte masih baik, namun kita akan segera melakukan perbaikan. Saat ini kami menunggu kondisi air sedikit surut, sehingga diperkirakan dalam dua hingga tiga hari ke depan pekerjaan sudah bisa dimulai," tegas Anwar Sadat.

Selain menginstruksikan perbaikan cepat, Anwar Sadat juga memikirkan solusi jangka panjang. Ia berharap pemerintah desa dapat mengelola dermaga ini secara mandiri setelah proyek renovasi selesai, agar pemeliharaan fasilitas bisa berjalan berkelanjutan.

"Harapan kami, halte dermaga ini nantinya dapat dikelola secara mandiri oleh desa. Pembiayaan perawatannya bisa bersumber dari desa maupun dari kontribusi para penambang atau pengguna jasa transportasi, sehingga fasilitas ini tetap terawat," jelasnya.

Sembari menunggu tim teknis dari Dinas PUPR dan Dishub turun ke lokasi dalam dua hingga tiga hari ke depan, bupati mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan ekstra hati-hati saat melintasi area dermaga.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID