JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Peredaran minuman alkohol (Minol) ilegal kembali digagalkan Bea Cukai Provinsi Jambi dan Denpom TNI Angkatan Darat (AD) di Suak Kandis, Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, (29/6) kemarin.
Kepala Bea Cukai Provinsi Jambi, Duki Rusnadi mengatakan tim seksi penindakan dan penyidikan pada KPPBC TMP berhasil mengamankan tujuh orang pelaku dan tiga orang pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu berinisial TR (32), DIE (35) dan BMG (45).
"Kegiatán ini merupakan bentuk operasi gabungan atas sinergi antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) khususnya KPPEC TMP B Jambi dan Denpom TNI AD Jambi," kata Duki saat jumpa pers di Bea Cukai Provinsi Jambi, Selasa (3/7/18).
Terhadap pencegahan den penindakan BKC MMEA dugaan bekas Impor tersebut, Duki menyampiakan berhasil diamankan barang bukti berupa dua truk yang digunakan membawa BKC MMEA dugaan bekas Impor.
"Dari penindakan tersebut kita juga berhasil mengamankan Minol ilegal sebanyak 6.774 botol berbagai merek yaitu Grey Goose Vodka kadar alkohol 40% golongan C, Bombay Sapphire kadar alkohol 47% golongan C, Cockburn's kadar alkohol 20% golongan B, dan Jim Beam kadar alkohol 40% golongan C," jelasnya.
Dijelaskan Duki, akibat dari pelanggaran ketentuan perundang- undangan ini dapat menimbulkan kehilangan potensi penerimaan negara sekitar 4,9 Mliar rupiah. Selain dampak materil juga akan menimbulkan dampak immaterril dari barang haram ini dan tidak terpenuhinya perindungan barhadap masyarakat.
"Diharapkan melalui kegiatan operas gabungan ini dapat menimbuikan efek jera para pelaku palanggaran undang-undang Kepabeanan dan Cukai, serta terus meningkatkan kerjasama antara DJBC dan TNI kedepan. Serta masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Jambi dan para generasi bangsa dapat selamat dari bahaya pengaruh dan peredaran MMEA (minuman mengandung etil alkohol) ilegal," ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Denpom II/2 Jambi Letkol CPM Ahmad Barkah mengatakan apa yang dilakukan ini merupakan implementasi nota kesepahaman antara TNI AD dan Bea Cukai.
"Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memberantas tindakan kepabeanan ini. Keberadaan kami juga untuk mengantisipasi adanya oknum-okunum khusunya TNI AD yang ikut dalam kephabieanan ini," pungkasnya.
Sekedar informasi, selain dihadiri Kepala Bea Cukai Jambi Duki Rusnadi dan Komandan Denpom II/2 Jambi Letkol CPM Ahmad Barkah, pada jumpa pers ini juga dihadiri Kakanwil Bea Cukai Wilayah Sumatera Bagian Timur M Aflah.