Gubernur Jambi, Al Haris JERNIH.ID, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Diklatpim III) Angkatan XI Provinsi Jambi Tahun 2026. Ajang peningkatan kompetensi bagi puluhan pejabat ini berlangsung di Balai Diklat Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi, Selasa (15/9/2026).
Sebanyak 36 pejabat dari berbagai daerah di Provinsi Jambi mengikuti pelatihan strategis ini. Rinciannya mencakup 13 peserta dari Pemerintah Provinsi Jambi, 12 peserta dari Kabupaten Merangin, 8 peserta dari Muaro Jambi, serta 3 peserta dari Kabupaten Sarolangun.
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Diklatpim bukan sekadar rutinitas birokrasi untuk mendongkrak kemampuan pejabat. Lebih dari itu, program ini berfungsi sebagai wadah kawah candradimuka guna membentuk pemimpin tangguh yang sigap mengambil keputusan serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
"Kegiatan ini penting bagi para pejabat yang sedang maupun akan menduduki jabatan eselon III. Mereka wajib memahami secara mendalam uraian tugas, kewenangan, serta tanggung jawab di posisinya masing-masing," tegas Al Haris.
Dalam arahannya, Al Haris membeberkan tiga kunci utama yang wajib dikuasai oleh seorang pemimpin modern, yakni knowledge (pengetahuan), attitude (sikap), dan skill (keterampilan). Menurutnya, seorang figur pemimpin ideal harus mengombinasikan wawasan luas, etika terpuji, serta kecakapan teknis dalam bekerja.
"Pertama knowledge, artinya dia memiliki pengetahuan, pengalaman, wawasan, hingga pendidikan formal. Kedua adalah attitude atau etika. Terakhir baru ditunjang oleh skill," jelasnya.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga penampilan serta kecakapan komunikasi. Ia mengingatkan bahwa kemampuan memimpin orang lain harus diawali dengan kedisiplinan memimpin diri sendiri.
"Kalau mau sukses menjadi pemimpin, mulailah dengan memimpin diri sendiri. Mulai dari cara berpakaian, gaya bicara, etika, hingga attitude, barulah kita berbicara tentang skill," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Jambi, H. Mukti, memaparkan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Administrator ini dirancang khusus untuk menggenjot kompetensi manajerial para peserta.
"Kami mengarahkan pelatihan ini agar para peserta mampu menjalankan tugas serta fungsi pemerintahan secara profesional, efektif, dan berintegritas tinggi sesuai standar kompetensi jabatan administrator," ujar Mukti.
Mantan Pj Bupati Merangin periode 2023–2024 ini menambahkan, metode blended learning diterapkan dalam pelaksanaan Diklatpim III Angkatan XI Tahun 2026 yang bergulir sejak 20 Juli hingga 10 Desember mendatang.
"Melalui pelatihan ini, kami menuntut para peserta agar bertransformasi menjadi pemimpin yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Mereka juga harus mampu mengatrol kualitas pelayanan publik demi membawa perubahan positif di instansi masing-masing," pungkasnya.(*/JR2)