Gubernur Al Haris tinjau korban kebakaran di Tanjab Barat JERNIH.ID, KUALA TUNGKAL — Gubernur Jambi, Al Haris, bergerak cepat turun tangan menemui korban kebakaran yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Rabu (4/11/2026). Didampingi Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat, Gubernur menyalurkan langsung bantuan darurat bagi 12 kepala keluarga (KK) yang terdampak di dua lokasi berbeda.
Titik pertama peninjauan berlokasi di Jalan Namira, RT 10, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir. Di kawasan ini, sembilan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat amuk si jago merah dan langsung menerima uluran tangan dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Usai dari sana, Al Haris bersama Anwar Sadat melanjutkan perjalanan menuju lokasi kedua di Jalan Diponegoro, RT 15, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir. Sebanyak tiga keluarga di lokasi ini turut menerima paket bantuan serupa untuk meringankan beban mereka.
Di sela-sela peninjauan, Al Haris menyampaikan duka mendalam serta keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga. Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus menguatkan mental para korban.
"Kita turut prihatin atas musibah ini. Mudah-mudahan semuanya diberikan kesabaran dan ketabahan. Bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak," kata Al Haris.
Tidak hanya menyerahkan bantuan logistik sesaat, Gubernur langsung menginstruksikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Jambi, Syafrul, untuk bergerak cepat mendata kerusakan bangunan warga. Pendataan akurat ini menjadi acuan agar para korban segera masuk dalam daftar penerima program bedah rumah pemerintah.
Melalui langkah cepat tersebut, Al Haris menargetkan proses pembangunan kembali hunian warga dapat segera direalisasikan setelah tahap perencanaan rampung.
Adapun total bantuan yang digelontorkan Pemprov Jambi meliputi dana tunai senilai Rp45 juta, paket sembako siap konsumsi, hingga perlengkapan kebutuhan rumah tangga mendesak bagi para korban. Pemerintah berharap dukungan ini mampu memulihkan kebutuhan dasar warga dalam menghadapi masa transisi pascakebakaran. (*/JR2)