Pengukuhan dan pelantikan Pokja News Room Jaga Desa Jambi JERNIH.ID, JAMBI – SMSI Pusat resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaga Desa Provinsi Jambi di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (2/11/2026). Kehadiran jejaring media ini bertugas mengawal transparansi informasi serta mengawasi tata kelola pembangunan desa di seluruh wilayah Jambi.
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut. Sejumlah pejabat dan tokoh pers daerah menghadiri agenda ini, di antaranya Gubernur Jambi Al Haris, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi selaku Dewan Pembina, Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, Ketua ABPEDNAS Jambi Adhi Putra Siaga beserta jajaran, Ketua PWI Jambi Ridwan Agus Depati, Direktur Pengembangan SMSI Pusat Dhea Virza, serta Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah.
Acara pengukuhan ini juga dihadiri perwakilan lembaga penyiaran dan kantor berita seperti Antara, TVRI, dan RRI. Turut hadir para Ketua SMSI Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Ketua Forum Pemimpin Redaksi, sejumlah kepala desa, serta para tamu undangan lainnya.
Firdaus menjelaskan bahwa SMSI merancang News Room Jaga Desa melalui sistem jejaring terintegrasi dari tingkat pusat hingga ke daerah. Jaringan ini memanfaatkan sistem media monitoring untuk mendeteksi berbagai persoalan desa sejak dini, sehingga para pihak dapat menemukan solusi sebelum masalah berkembang ke ranah hukum.
“Dari News Room Pusat, kami membentuk koordinator Pokja di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Program ini mengurai berbagai persoalan di desa agar tidak sampai masuk ke ranah hukum,” kata Firdaus.
Ia menegaskan, keberadaan News Room Jaga Desa bukan untuk menakut-nakuti kepala desa maupun perangkat desa. Sebaliknya, jejaring ini hadir memberikan saran, edukasi, dan informasi guna mengoptimalkan pembangunan desa bersama jajaran Kejaksaan. Seluruh informasi yang berkembang di desa nantinya saling terhubung dalam sistem nasional SMSI di seluruh Indonesia.
Gubernur Jambi Al Haris menyambut positif pengukuhan oleh SMSI Pusat tersebut. Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung penuh operasional News Room Jaga Desa agar program pembangunan desa berjalan baik dan sesuai ketentuan.
Al Haris menilai program desa membutuhkan pengawasan melekat agar tidak terjadi penyimpangan pengelolaan. Karena itu, pemberian edukasi kepada para kepala desa menjadi langkah yang sangat krusial.
“Kami menyambut baik pelantikan pengurus News Room Jaga Desa ini. Harapannya, pembangunan di desa dapat terus diawasi dan diluruskan jika ada kesalahan. Salah satu hal nyata yang perlu mendapat pengawasan dan pembinaan ketat saat ini adalah pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Al Haris.
Sementara itu, Kajati Jambi Sugeng Hariadi menilai jejaring News Room Jaga Desa menjadi mitra strategis yang membantu Kejaksaan memperoleh informasi langsung dari lapangan. Informasi tersebut mencakup berbagai kendala, perkembangan, hingga dugaan penyimpangan pelaksanaan program pembangunan desa.
Sugeng mengungkapkan, Provinsi Jambi memiliki keunikan dengan hadirnya kantor kejaksaan di tingkat kecamatan, yakni di Nipah Panjang dan Mersam. Keberadaan News Room Jaga Desa mempermudah arus informasi mengenai kondisi dan kebutuhan riil masyarakat desa di daerah tersebut.
Ia mengapresiasi pelantikan Pokja SMSI Jambi ini karena mampu memperkuat pendampingan serta literasi hukum bagi aparatur desa. Langkah ini sekaligus mencegah penyalahgunaan dana dan aset desa, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan.
Ketua News Room Jaga Desa SMSI Jambi, Mukhtadi Putranusa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas amanah yang diberikan untuk memimpin organisasi di tingkat provinsi. Ia menegaskan tanggung jawab ini bukan sekadar jabatan struktur, melainkan komitmen bersama untuk merawat desa dan mendorong keterbukaan informasi.
Mukhtadi menyoroti peran vital desa sebagai pusat pembangunan bangsa, mulai dari proyek infrastruktur, peningkatan kesejahteraan, hingga penguatan ekonomi warga. Karena itu, desa membutuhkan pendampingan serta arus informasi yang benar melalui kekuatan jaringan media SMSI.
“Kami siap menjadikan News Room Jaga Desa sebagai pusat informasi, edukasi, dan publikasi berbagai program pembangunan di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Informasi Jaga Desa harus sampai ke masyarakat luas, tidak berhenti di lingkungan pemerintah atau aparat hukum saja,” tegas Mukhtadi.
Ia menambahkan, perangkat desa harus memperoleh pemahaman aturan yang benar agar dapat bekerja dengan tenang dan sesuai ketentuan. Di saat yang sama, masyarakat berhak mendapatkan akses informasi yang transparan mengenai penggunaan dana desa.
Mukhtadi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Jambi, Kajati Jambi, Pengurus SMSI Pusat, Ketua ABPEDNAS Jambi, serta seluruh pengurus yang mendukung penuh terbentuknya organisasi ini. Ia berharap News Room Jaga Desa menjadi wadah kolaborasi kuat antara media, pemerintah desa, masyarakat, dan aparat penegak hukum.
“Membangun dan menjaga desa bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum. Media memikul tanggung jawab besar untuk ikut merawat desa melalui sajian informasi yang sehat, mencerdaskan, dan membangun,” pungkasnya.(*/JR2)