Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi Amir mengujar, Dinas Ketahanan Pangan akan terus memantau harga komoditi gula Pasir termasuk juga di Kabupaten Kota. "Setiap hari selalu kita pantau dan hari ini harga gula pasir itu paling rendah 16 ribu paling tinggi 17 ribu ini adalah jauh di atas harga head yang ditentukan oleh pemerintah dari Kementerian Perdagangan itu 12 ribu 500," lanjutnya.
Dirinya juga memperoleh informasi dari Kepala Badan Ketahanan Pangan bahwa dalam waktu dekat ini akan didistribusikan sekitar 150 ribu ton ke Bulog, nanti Bulog Jambi juga akan mengusulkan ke Bulog pusat untuk mendistribusikan gula pasir untuk Provinsi Jambi.
"Awal April itu sekitar 550 ribu ton akan masuk termasuk yang 150 ribu ton akan masuk ke Indonesia impor gula pasir dan diperkirakan Minggu kedua nanti muncul kedua pada bulan april ke seluruh daerah insyaallah stoknya akan stabil dan harga juga ikut stabil," imbuhnya.
Tak hanya itu, Amir juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berbelanja melebihi kebutuhan yang ada dan tak perlu panik dengan wabah virus corona tersebut. “Pangan ini kan tanggungjawab kita, insyaallah cukup, tapi jangan berlebihan dalam berbelanja,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Divre Bulog Provinsi Jambi, Bachtiar membenarkan dengan stok gula yang kosong. Pasalnya izin impor yang dikeluarkan oleh menteri perdagangan tersebut baru selesai di proses pada akhir Februari. “Kemungkinan April baru bisa kita antarkan ke setiap Kabupaten Kota,” kata Bachtiar.
Dirinya berujar, maraknya wabah virus corona tersebut, tak ada kendala pada pangan dan stok yang ada di Bulog terkecuali gula pasir yang kini kosong. “Kalau yang lain masih aman dan cukup hingga empat bulan kedepan,” tutupnya.