Kecelakaan Kerja Pekerja PetroChina di Jambi, 8 Pekerja Alami Luka Bakar

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Senin, 19 Desember 2022 , 15:39 WIB
Kecelakaan kerja pekerja PetroChina di Area NEB#9 Betara, Tanjab Barat, Minggu (18/12)
Azhari/Inews
Kecelakaan kerja pekerja PetroChina di Area NEB#9 Betara, Tanjab Barat, Minggu (18/12)


JERNIH.ID, Jambi - Sebanyak delapan pekerja lapangan mengalami luka bakar serius, diduga karena kecelakaan kerja akibat kebocoran pipa gas PetroChina International Jabung Ltd di area NEB#9, Betara, Tanjung Jabung Barat, Minggu (18/12/2022).

Delapan korban yang dilaporkan mengalami luka bakar serius adalah Randi, Arbain, Kastalani, Rubianto, Aris Setiawan, Eka, Ceary dan Rafi. Saat ini mereka dilarikan ke RS Siloam Jambi untuk dirawat secara intensif.

Dilansir dari Inews.id, diawali kebocoran pipa gas lalu meledak saat perbaikan di lokasi pipa line gas sumur NEB#9. Dalam peristiwa ini dipastikan tidak ada korban jiwa, namun para pekerja mengalami luka bakar di tubuh.

Para korban merupakan pekerja PT Trans Dana Profitri, Subkontraktor PetroChina Internasional Jabung Ltd. Untuk menghindari hal tak diinginkan, area sumur Neb#9 PetroChina telah ditutup agar tak bisa dilewati masyarakat umum.

Kapolres Tanjungjabung Barat AKBP Muharman Arta mengatakan, anggotanya telah ke lokasi untuk mengumpulkan keterangan para saksi dan mengecek para korban.

Hasil perkembangan dan laporan anggota, dari delapan korban kecelakaan kerja, satu orang sudah diperbolehkan kembali ke rumahnya dan tujuh lainnya masih menjalani perawatan intensif atau opname di RS Siloam Jambi.

"Kami dari kepolisian sudah meminta keterangan pihak terkait untuk mengetahui kesalahan, kelalaian atau murni kecelakaan kerja yang terjadi saat itu," ujarnya, Senin (19/12/2022).

Menurutnya, saat ini api sudah dipadamkan dan petugas lainnya telah melakukan perbaikan di lokasi pipa yang bocor. Karena ada akses jalan masyarakat, maka jalurnya ditutup sementara waktu.(*)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID