JERNIH.CO.ID, Jambi - Terkait kapan bakal beroperasinya Pasar Rakyat Angso Duo Baru Provinsi Jambi untuk ditempati para pedagang saat ini menjadi banyak pertanyaan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kepala Devisi Humas PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) Ansori Hasan mengatakan, pada prinsipnya bangunan pasar terbesar se ASIA Tenggara ini sudah siap untuk dihuni oleh para pedagang.
"Kita sendiri pada prinsipnya sudah siap, tapi sejauh ini masih menunggu sinyal dari pihak Pemerintah, kapan merelokasi pedagang," kata Ansori, Selasa (14/8).
Ansori mengatakan merelokasi para pedagang di Pasar Angso Duo yang lama untuk menempati yang baru itu, merupakan wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi.
"Kalau untuk relokasi para pedagang, itu wewenangnya Pemprov sama Pemotongan. Kemarin satu minggu yang lalu, kita sudah mengelar rapat, bersama pihak terkait membicarakan soal ini," ujarnya.
Lanjut Ansori, saat ini tiga blok pembangunan Pasar Rakyat Angso DUO Baru yang sudah siap dihuni oleh para pedagang, diantaranya Blok A pedagang Sembako, B Garmen dan Elektronik dan D pedagang basah seperti misalnya ikan, daging dan sayuran, sementara untuk Block C hanya menunggu beberapa persen lagi.
"Namun, kepada para pedagang juga diharapkan harus melunasi minimal uang muka 30 persen dari harga Toko, Ruko, Kios dan lapak yang sudah ditentukan oleh perusahaan," ungkapnya.
Dikatakan Ansori, pedagang juga nanti diminta, untuk mengikuti arahan yang siap dicanangkan oleh pengelola pasar, baik itu dari sisi kebersihan, penataan, dan pelayanan. Karena pasar Angso Duo ini akan ditargetkan untuk menjadi pasar yang berstandar nasional.
"Pasar Rakyat Angso Duo Baru ini akan ditargetkan untuk memiliki label SNI," pungkasnya.