Rapor Keuangan Makin Kinclong: Fitch Ratings Naikkan Peringkat Bank Jambi Jadi ‘A+(idn)’

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Sabtu, 18 Juli 2026 , 09:15 WIB
 Fitch Ratings Naikkan Peringkat Bank Jambi Jadi ‘A+(idn)’ Fitch Ratings Naikkan Peringkat Bank Jambi Jadi ‘A+(idn)’


JERNIH.ID, JAMBI – Rapor keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) terbukti semakin kinclong di industri perbankan nasional. Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings Indonesia, resmi menaikkan Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Jambi menjadi ‘A+(idn)’ dari sebelumnya ‘A(idn)’ dengan Outlook Stabil.

Melansir pengumuman resmi fitchratings.com (16/07/2026), kenaikan tingkat ini menegaskan konsistensi Bank Jambi dalam mengelola kinerja keuangan yang sehat dan tangguh di tengah tingginya dinamika industri.

Peringkat kategori A ini menjadi stempel jaminan bahwa Bank Jambi memiliki tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah. Fitch mencatat tiga keunggulan utama Bank Jambi: profitabilitas yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta permodalan yang jauh di atas rata-rata bank sekelasnya.

Kekuatan utama Bank Jambi bersumber dari profil kredit mandiri (standalone credit profile) yang sangat disiplin. Fokus utama pada pembiayaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelaku usaha lokal terbukti berhasil menjaga profitabilitas bank tetap stabil di berbagai situasi ekonomi.

Sekitar 85 persen portofolio kredit Bank Jambi ditopang oleh kredit konsumsi berbasis gaji PNS. Sistem pemotongan gaji secara langsung (payroll) ditambah perlindungan asuransi kredit membuat risiko kredit macet tetap berada di level minimal.

Kesehatan portofolio kredit ini tercermin langsung pada rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL):

  • NPL Bank Jambi: Berhasil ditekan di angka 2,5 persen per Maret 2026.

  • Rata-rata NPL BPD Nasional: Masih tertahan di angka 3,2 persen.

Selain rapi mengelola kredit, Bank Jambi juga pamer benteng permodalan yang sangat tebal. Rasio modal inti (Common Equity Tier 1/CET1) Bank Jambi melambung hingga 43,6 persen pada Maret 2026—jauh meninggalkan rata-rata BPD nasional (24,7 persen) dan rata-rata perbankan nasional (23,9 persen).

Fitch menilai, meski sempat menghadapi potensi tekanan akibat insiden siber beberapa waktu lalu, dampaknya hanya bersifat sementara. Bank Jambi diproyeksikan pulih sepenuhnya mulai 2027 dengan profitabilitas yang tetap membumbung tinggi.

Kenaikan peringkat menjadi ‘A+(idn)’ dengan Outlook Stabil ini kian memperkuat reputasi Bank Jambi sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, tepercaya, dan siap melaju lebih kencang. (*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID