Al Haris safari subuh di Simpang III Sipin JERNIH.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris mendesak para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak. Ia meminta masyarakat bergerak bersama membentengi generasi muda dari ancaman pergaulan bebas, maraknya geng motor, hingga bahaya judi online.
Pesan tegas tersebut disampaikan Al Haris saat memimpin rangkaian kegiatan Safari Subuh Pemprov Jambi di Masjid Nur Zahra, RT 18, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Jumat (23/10/2026) pagi.
Dalam kesempatan itu, Al Haris mengajak para orang tua merangkul anak-anak mereka agar aktif berikhtiar dalam kegiatan keagamaan. Salah satu langkah konkritnya yakni dengan menggiatkan kembali Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan organisasi remaja masjid.
“Saya titip anak-anak kita. Aktifkan kembali remaja masjid. Jangan sampai mereka terjerumus ke geng motor, judi online, atau hal-hal negatif lain,” ujar Al Haris di hadapan para jemaah.
Ia menekankan, pembinaan karakter dan penguatan mental anak harus berjalan sejak usia dini. Orang tua, pihak sekolah, dan lingkungan masyarakat wajib bersinergi agar anak-anak tumbuh dengan benteng moral, ilmu, dan adab yang kokoh.
Perkembangan teknologi yang kian pesat, menurut Al Haris, membawa tantangan berat bagi tumbuh kembang anak. Penggunaan gawai (handphone) dan akses internet tanpa batasan ketat rentan merusak masa depan generasi muda.
“Teknologi makin maju, tapi tantangannya juga makin berat. Handphone ini luar biasa. Jika bijak mengelolanya, bisa membawa sukses. Sebaliknya, kalau salah pakai, justru merusak kehidupan mereka,” tegasnya.
Ia pun mengimbau para orang tua aktif mendampingi anak-anak saat berselancar di dunia maya. Anak-anak harus paham cara memilah informasi dan memanfaatkan internet untuk hal-hal yang produktif.
“Kalau kita tidak bertindak dari sekarang untuk mendidik dan menguatkan mental mereka, ke depan akan semakin sulit. Ini tugas dan tanggung jawab bersama,” lanjutnya.
Tak hanya lingkungan keluarga, Al Haris menuntut pihak sekolah mengambil peran nyata. Sekolah perlu membiasakan kegiatan ibadah bersama dan terus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan belajar.
Di sisi lain, pengurus masjid juga perlu berinovasi menggelar kegiatan menarik. Perlombaan keagamaan, aksi sosial, dan pembinaan rutin diyakini efektif mengisi waktu luang anak-anak secara positif.
“Saat anak-anak sibuk dengan kegiatan di masjid, mereka terhindar dari perilaku menyimpang. Daripada keluyuran ikut geng motor atau judi online, jauh lebih baik aktif di remaja masjid,” ungkapnya.
Menutup rangkaian Safari Subuh tersebut, Al Haris menyerahkan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim serta bantuan paket sembako bagi para lansia di sekitar lingkungan Masjid Nur Zahra. (*/JR2)