Sejarah Singkat Pendidikan Islam di Kota Jambi (1930-1945)

Penulis: Jernih 1 - Rabu, 21 Oktober 2020 , 23:25 WIB
Pondok Pesantren Nurul ‭ ‬Iman‭ ‬ ‭yang ‬berada ‭ ‬di‭ ‬ ‭ ‬Ulu‭ Gedong
wikimapia
Pondok Pesantren Nurul ‭ ‬Iman‭ ‬ ‭yang ‬berada ‭ ‬di‭ ‬ ‭ ‬Ulu‭ Gedong


Oleh : Didi Riadi*

JERNIH.ID, Kota Jambi - Sebagai masyarakat Indonesia pendidikan Islam, dengan seiringnya perkembangan Islam di Nusantara bukan lagi sesuatu yang asing lagi apalagi di wilayah Kota Jambi. Dengan agama Islam yang di bawa Nabi Muhammad SAW, dakwah adalah salah satu tempat penyaluran pendidikan pada saat itu. Pada awal kedatangan Islam di Jambi sistem pendidikan hanya sebatas ajaran-ajaran tentang keimanan saja.

Tempat pendidikan pada awal Islam datang bertempat di Langgar/surau/Masjid, dengan seiring perkembangannya kemudian disusul lah dengan berdiri nya Pesantren di Kota Jambi. Adapaun materi – materi pokok yaitu tentang Al-Qur’an dan masalah tentang praktik keibadahan (Fiqih) dan ilmu-ilmu Keislaman yang lainnya.

Dengan pesatnya perkembangan Islam di bagian Jambi Sebrang/ sekitar wilayah Kota Jambi dengan besar pengaruh ke-Islam-an masyarakat Jambi maka didirikanlah dan perkenalkanlah Madrasah pada tahun 1905 1930-an. Pada saat itu inilah berbagai macam macam nam tempat pendidikan Islam di sekitar Kota Jambi, yang terletak di Jambi Sebrang Sebalah Utara yaitu Madrasah Nurul Islam yang berada di Tanjung Pasir, Nurul Iman berada di Ulu Gedong, Madrasah Jauharain dan Sa’adatut Darain di daerah Tahtul Yaman.

Pada masa pasca tahun 1945 kependudukan kolonial Belanda yang menggagap pendidikan Islam berbahaya di Jambi dan adanya semangat kemerdekaan jihad masayarakat jambi yang di pimpin oleh Sultan Thaha Saifuddin dengan perjuangannya untuk terbebasnya dari keserakahan orang kolonial pada saat itu dan demi kebebasan masyarakat Jambi dalam bersekolah pada saat itu karena semangat yang tinggi dari para penyiar agam Islam demi perkembangannya jadi pada tahun 1945 madrasah – madrasah sedikit demi sedikit mulai berdiri di kota Jambi tidak hanya di Seberang saja, dan dewasa ini berdirinya perguruang tinggi yaitu IAIN Sultan Thaha Saifuddin yang berdiri berdasarkan peraturan Perpres No. 27 Tahun 1963, tentang pendirian IAIN di Indonesia termasuk yaitu Jambi.

Semenjak orang Timur Tengah dantang ke Jambi melalu Hulu Sungai Batanghari yang pada awal nya hanya melakukan Perdagangan pada saat itu berlanjut dengan menyiarkan agama Islam dengan cara berdakwah. Akibat dari pesat nya penyebaran agama Islam di Jambi berkembanng dan muncul lah tempat pendidikan di jambi, mulai dari pondok pesantren dan Madrasah-madrasah.

Diwilayah jambi pendidikan madrasah yang bergerak di dalam pendidikan agama islam yaitu madrasah Naurul Islam berdiri pada tahun 1941, ini merupakan bukti bahwa pada tahun tersebut sudah berekembang dan berdirinya tempat pendidikan.

Kegiatan menyiarkan agama Islam makin berkembang secara besar jadi dengan diiringi pendirian madrasah – madrasah di wilayah kampung-kampung di jambi yaitu wilayah jambi seberang pada tahun 1905-1930 an pada saat itu pendidikan Islam sangat mempengaruhi masyarakat jambi khususnya, pendidikan Islam memberikan sumbangan yaitu tata cara hidup di dunia dan akhirat berdasarkan Al-Qur”an.

Tugas dari pendidikan Islam di Jambi adalah untuk mewariskan nilai-nilai kebudayaan islam dan norma-norma yang di ajarkan Rasulullah, agar pendidikan islam di Jambi dapat diwariskan kepada generasi generasi yang berikutnya agar prilaku nilai- nilai yang di ajarkan dalam Islam dapat di aplikasikan di dalam kehidupan.

Pada tahun 1930-1945, dalam sejarah perkembangan pendidikan Islam di Jambi pada waktu itu madrasah-madrasah masih terfokus dalam ilmu pendidikannya yaitu ajaran Islaminya yatu dari bidang imu Fiqih, Tafsir dan Hadis. Walapun ilmu-ilmu pendidikan lebih berkembang di bidang agama tetapi ilmu Fiqi ini sangat mempengaruhi generasi pada awal islam dan hingga generasi sekarang dan ini walaupun ilmu umum belum berkembang tapi dalam ilmu agamapun memberikan dampak yang positif.

Manfaat Al-Qur’an dalam masyarakat jambi dan semua pemeluknya yaitu isarat-isarat ilmiahnya, selain ajakann dan dorongan supaya manusia menggunakan akal dalam memmahami ciptaan – ciptaan allah di alam semesta ini, dan banyak sekali pesan pesan yang disampaikan oleh Al-Qur’an yang menjadi cikal bakal munculnya disiplin-disiplin ilmu-ilmu tertentu.

Sejarah mengenai pendidikan islam sebenarnya berkaitan dengan perkembangan islamisasi pada saat islam masuk ke Nusantara, jadi pendidikan islam turut berkembang pada saat penjajahan pendidikan islam di jambi dia mentranfer ilmu tentang keislaman dan sosial untuk membangkitkan semangat berjuang pada waktu itu. Dalam melakukan pendidikan seperti berdakwah kepada di lingkungan masyarakat.

*Mahasiswa Semester 5 Ilmu Sejarah Universitas Jambi



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID