Soal Kecelakaan Kerja PetroChina, FKDM Jambi: Kami Percaya Polri Akan Usut Tuntas

Penulis: Anil Hakim , Editor: Ardy - Senin, 26 Desember 2022 , 13:32 WIB
Ketua FKDM Jambi, Sigit Eko Yuwono
Dok pribadi
Ketua FKDM Jambi, Sigit Eko Yuwono


Untuk diketahui, atas kejadian kecelakaan kerja itu dua pekerja yakni Kastalani (42) dan Randi Afrianto (25) meninggal dunia usai menjalani perawatan lebih lanjut di Jakarta.

“Manajemen dan pekerja PetroChina sungguh berduka dengan kepergian rekan kami Pak Randi. Kami tidak dapat membayangkan kesedihan keluarga yang ditinggalkan. Meski demikian, kami akan memberikan pendampingan terbaik bagi keluarga di masa berkabung ini,” ujar Vice President HR & Relations PetroChina International Jabung Ltd., Dencio Renato Boele, Sabtu (24/12).

Dengan perkembangan terbaru ini, PetroChina mengumumkan dua orang korban meninggal dunia dan enam korban luka-luka, pada peristiwa terjadinya kecelakaan kerja di area NEB#9.

Hingga Sabtu (24/12/2022), empat orang pekerja dirawat di rumah sakit di Jakarta, dan satu orang dirawat di rumah sakit di Jambi. Seorang pekerja yang sebelumnya diizinkan beristirahat di rumah, telah dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk pengecekan kondisi kembali dan melanjutkan perawatan pasca insiden.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbangsel, Anggono Mahendrawan turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian salah seorang rekan kerja PetroChina hari ini.

“Kembali lagi berita duka kami sampaikan, doa kita panjatkan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Esa,” ungkap Anggono.

Ia juga menyampaikan bahwa semua usaha untuk memberikan perawatan terbaik bagi seluruh korban telah diupayakan, dengan harapan agar mereka dapat kembali kepada keluarga dalam kondisi pulih.

Selanjutnya ia juga mengungkapkan akan terus memantau perkembangan kondisi korban lainnya, yang saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID