Asap Pekat Kembali Melanda, Oesman Sulaiman : Pelaku Usaha Banyak Dirugikan

Penulis: - Rabu, 16 Oktober 2019 , 15:36 WIB


JERNIH.ID, Kota Jambi - Kabut asap pekat kembali melanda Kota Jambi, akibat kabut asap ini kondisi udara di Kota Jambi menjadi kategori berbahaya dan jarak pandang juga menjadi terganggu. 

Akibat kabut asap ini beberapa pelaku - pelaku usaha juga dirugikan dan jadwal penerbangan di Kota Jambi juga mengalami gangguan sehingga menyebabkan pesawat Lion Air dan Garuda sekitar Pukul 08.00 WIB tadi pagi gagal mendarat. 

"Akibat kabut asap ini membuat kita pelaku-pelaku usaha sangat dirugikan, dalam penerbangan di Jambi jelas terganggu. Sektor pariwisata sangatlah dirugikan termasuk yang lain-lain," kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jambi, Oesman Sulaiman kepada jernih.id, Rabu (16/10/19).

Ia juga berharap kepada Pemerintah harus bertindak tegas atas perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji mengakibatkan kabut asap ini. 

"Kepada masyarakat Jambi khususnya untuk tidak banyak aktivitas di luar rumah, karena kondisi udara berbahaya," katanya. 

Menurutnya, langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Jambi terkait kabut asap ini sudah benar, di mana meliburkan PAUD dan anak TK. 

"Kita juga berharap kalau belum juga ada perubahan sebaiknya SD juga wajib diliburkan," harapnya.

Sebelumnya, berdasarkan data Air Quality Monitoring Systim (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, yang dirilis Humas Pemkot Jambi, data realtime pukul 06.30 wib tanggal 16 Oktober 2019. Parameter PM2.5 nilai konsentrasi 1128. Diatas baku mutu. Kategori Berbahaya.

Bahkan, data terbaru pukul pukul 07.00 wib  Parameter PM2.5 nilai 1360. Diatas baku mutu. Kategori Berbahaya. "Naik lagi jam 7 ini," kata Abu Bakar, Kabag Humas Kota Jambi.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Muhammad Syafe'i 



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID