Dampak Virus Corona Sebabkan Ekspor Udang Belalang di Jambi Menurun Drastis

Penulis: Putri , Editor: Muhammad Syafe'i - Selasa, 11 Februari 2020 , 11:14 WIB
BKIPM Provinsi Jambi
istimewa
BKIPM Provinsi Jambi


JERNIH.ID, Jambi - Merebaknya wabah Virus Corona berdampak ekspor udang belalang dari Provinsi Jambi ke China turun hingga 90 persen, penurunan ekspor ini terjadi karena adanya penurunan permintaan dari China.

Kasi Pengawasan Data dan Lalulintas Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi, Paiman mengatakan selama ini China memang merupakan negara tujuan utama untuk pengiriman udang belalang dari Jambi.

“Sebenarnya tak hanya China, Jambi juga mengirim udang belalang ke negara tetangga seperti Singapura dan Hongkong. Pengiriman udang belalang dari Jambi dilakukan melalui Jakarta lalu dikirim ke China dan China memang merupakan tujuan utama ekspor Udang Belalang dari Jambi,” kata Paiman saat ditemui di Kantor BKIPM Jambi Selasa (11/02/2020)

Paiman menjelaskan, penurunan pengiriman udang belalang terjadi pada tanggal 25 Januari karena penerbangan dari Jakarta ke China sudah mulai di tutup dan pengiriman akan berdampak pada bulan Februari.

"Dari mulai 25 Januari sampai sekarang, saya kemarin cek di tanggal 9 Februari itu berdampak hanya pengiriman total volume 12.800 ekor, total frekuensi 36 kali, dengan total nilai 896 juta," katanya.

Menurutnya, penurunan pengiriman pada bulan Februari ini sangat drastis, karena biasanya pengiriman udang ketak ke China bisa 20 kali hingga 25 perhari, namun saat ini hanya 2 kali pengiriman saja.

Sebelumnya, dari data BKIPM Jambi menunjukkan, pada bulan Desember 2019, terdapat pengiriman sebanyak 387 kali, dengan jumlah udang belalang sebanyak 330 ribu ekor, senilai Rp 23 miliar.

Hal ini juga menyebabkan turunnya penghasilan para nelayan udang belalang di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID