Dibantu BUMDes, Kamin Sukses Budidayakan Melon di Desa Sungai Keruh

Penulis: - Kamis, 20 Juni 2019 , 21:48 WIB


JERNIH.ID, Tanjab Barat - Sekitar 800 batang tanaman melon terlihat menghijau di lahan dengan luas tanaman sekitar 200 M2 di Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Petani melon, Kamin (45) menjelaskan biaya dari awal hingga panen penanaman buah melon ini dibantu dari Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

 

"Masa tanam hingga panen berkisar dua bulan, sedangkan jumlah sekali panen mencapai 1 ton dengan harga saat ini berkisar Rp 15.000 perkilogramnya. Tentunya dengan hasil ini menjanjikan bagi petani desa," kata Kamin yang juga merupakan Ketua RT 02, Desa Sungai Keruh.

 

Untuk petani melon ini, dijelaskan Kamin tergabung dalam kelompok tani, yang masing-masing memiliki luas lahan berbeda-beda. Sementara untuk penjualan saat ini masih mengandalkan penjualan konvensional yakni hanya dijajakan di pinggir kebun sewaktu masa panen tiba.

 

"Pembeli sendiri biasanya dari warga masyarakat sekitar desa dan warga yang melintas di jalan poros Desa Sungai Keruh atau tamu-tamu pihak desa atau perusahaan yang kebetulan ada kegiatan di desa," ungkapnya.

 

Masih dikatakannya, untuk saat ini penjualan masih berskala kecil dan berharap adanya bantuan pemerintah untuk ikut serta memasarkan produk unggulan buah melon dalam skala yang besar, sehingga dapat mempercepat perbaikan dan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

 

Atas dukungan Pemkab Tanjab Barat, Ia juga mengucapakan terimakasihnya atas dukungan Kepala Desa dan Ketua Kelompok tani serta Ketua BUMDesa dalam pembinaan dan pinjaman lunak dalam keberlangsungan budidaya tanaman melon.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID