Gubernur Jambi Fachrori Umar saat usai coffe morning bersama Perusahaan Sektor SDA JERNIH.ID, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar menghadiri Coffe Morning bersama dengan Perusahaan Sektor Sumber Daya Alam dalam Provinsi Jambi, Kamis (5/3/2020).
Fachrori dalam sambutannya mengatakan, pada kesempatan ini pemikiran dan gagasan untuk membangun sinergitas antar pemerintah Provinsi Jambi dengan pelaku ekonomi dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian Provinsi Jambi.
Dirinya menyatakan, ada dua hal yang perlu di perbaikan dalam menghadapi tantangan dalam mewujudkan perekonomian Jambi yang baik di tahun 2020.
"Pertama yakni memperkuat sinergi untuk mendorong produktivitas unggulan daerah dan yang kedua kedua mendorong transformasi struktur perekonomian Provinsi Jambi," katanya.
Berdasarkan perhitungan dari kantor perwakilan Bank Indonesia Jambi pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2019 diperkirakan kisaran 4,40 year of year pertumbuhan didorong oleh perbaikan kinerja komoditi kelapa sawit dan pertambangan serta migas, pada sisi lain permintaan terhadap komoditi kelapa sawit juga meningkat akibat adanya kebijakan sosial di dalam negeri.
Sementara itu, laju inflasi di Provinsi Jambi pada tahun 2019 tercatat 2,89 year of year, menurunnya tekanan inflasi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan komoditi hortikultura perekonomian Provinsi Jambi, sebagaimana perekonomian nasional masih menghadapi tantangan eksternal dengan berlanjutnya perang dagang antara Amerika serikat dengan China serta pertumbuhan perekonomian dunia
"Hal tersebut akan berpengaruh pada dinamika investasi dan konsumsi dalam negeri kendati perekonomian Indonesia tahun depan dibayangi sejumlah tantangan, para pelaku usaha diharapkan tetap optimistis," lanjutnya.
Kondisi perekonomian global saat ini sedang menghadapi dua permasalahan di sektor ekonomi khususnya perdagangan, pertama banyak negara yang mengadopsi hambatan perdagangan untuk melindungi industri dalam negerinya, kedua berbagai isu perdagangan turut menaikkan tensi secara global sehingga menimbulkan melemahnya nilai perdagangan global hambatan perdagangan serta perubahan kondisi ekonomi global harus diantisipasi dan dihadapi bersama.
"Untuk itu diperlukan sinergi dan kerja sama semua pihak baik pemerintah maupun swasta," sambung Fachrori.
Dirinya berharap pemerintah Provinsi Jambi pada tahun 2020 masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur publik energi dan SDM mengingat sektor ini dapat memberikan dampak ganda terhadap sektor lainnya namun demikian pemerintah Provinsi Jambi menghadapi keterbatasan kemampuan mengingat masih rendahnya ruang fiskal daerah.
Oleh karena itu dibutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat termasuk dunia usaha untuk bersama-sama bersinergi membangun daerah, salah satu program pembangunan yang diprioritaskan pemerintah daerah adalah peningkatan pendapatan daerah, berbagai upaya dilakukan pemerintah Provinsi Jambi untuk meningkatkan pendapatan daerah guna menopang pembiayaan pembangunan yang terus meningkat seiring dengan perkembangan dinamika Pembangunan Daerah.