Genjot Ekonomi Daerah: Bank Jambi Bidik Kucuran Modal ke Sektor Produktif

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Selasa, 09 Juni 2026 , 16:44 WIB
Gedung Mahligai Bank 9 Jambi Gedung Mahligai Bank 9 Jambi


JERNIH.ID, JAMBI — Bank Jambi mengantongi peluang strategis untuk memperluas jangkauan penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif. Langkah ini sejalan dengan tren positif pertumbuhan ekonomi daerah serta melonjaknya kebutuhan modal bagi masyarakat di Provinsi Jambi.

Pengamat perbankan, Laila Farhat, menilai Bank Jambi harus memanfaatkan momentum emas ini secara optimal. Caranya adalah dengan memperkuat fungsi intermediasi perbankan, yaitu menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit yang memutar roda usaha.

Laila menyebut beberapa sektor potensial yang wajib menjadi fokus utama Bank Jambi, di antaranya:

  • Sektor Perkebunan

  • Sektor Pertanian

  • Sektor Perdagangan dan Jasa

  • Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

"Struktur ekonomi Jambi bertumpu pada sektor-sektor produktif tersebut. Ini memberikan ruang yang sangat besar bagi Bank Jambi untuk berekspansi. Namun, manajemen harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang ketat," ujar Laila, Selasa (9/6/2026).

Kucuran modal pada sektor produktif terbukti memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) yang luas bagi daerah. Ketika Bank Jambi aktif menyalurkan pembiayaan, langkah ini otomatis akan merangsang pertumbuhan investasi lokal, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, Laila mengingatkan agar pertumbuhan kredit ini tidak mengorbankan kesehatan bank. Manajemen Bank Jambi wajib menyeimbangkan antara agresivitas penyaluran modal dengan kualitas aset yang sehat.

"Keberhasilan ekspansi itu tidak cuma dihitung dari seberapa besar volume pembiayaan yang keluar, tetapi juga bagaimana bank menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tetap rendah. Profitabilitas yang berkelanjutan hanya tercipta jika kualitas kredit terjaga," tegasnya.

Selain fokus pada sektor produktif, Laila juga menyoroti pentingnya akselerasi transformasi digital yang tengah digarap Bank Jambi. Penguatan teknologi perbankan ini menjadi strategi ampuh untuk merangkul para pelaku UMKM yang selama ini kesulitan mengakses pembiayaan konvensional.

Melalui sistem digital, Bank Jambi dapat melayani masyarakat secara lebih cepat, mudah, dan efisien. Langkah modernisasi ini sekaligus menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing Bank Jambi di tengah ketatnya persaingan industri keuangan saat ini.

Di sisi lain, komitmen penuh dari pemerintah daerah selaku pemegang saham menjadi suplemen kekuatan tersendiri. Berbekal tata kelola perusahaan yang bersih, strategi bisnis yang adaptif, serta fokus pada sektor produktif, Bank Jambi optimistis mampu memperkokoh posisinya sebagai motor utama penggerak pembangunan di Provinsi Jambi.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID